Liberta Hotel International, Take Over Grand Malebu Hotel Makassar
Vice President (VP) Development Liberta Hotels International, Ruben Amor

MAKASSAR—Setelah sukses mengakusisi beberapa hotel, kini Liberta Hotel International (LHI), kembali melakukan pengembangan bisnis di Pulau Sulawesi, tepatnya kota Makassar sebagai tujuan berikutnya, dengan mengambil alih Hotel Grand Malebu yang terletak di Jalan Bonto Manai No 12 A Tamalate, sebagai Hotel bintang tiga dengan nama Liberta Hotel Makassar.

Hal itu sebagaimana dikatakan, Vice President (VP) Development Liberta Hotels International, Ruben Amor, di tengah penandatanganan naskah kerja sama dengan PT Citra Malebu Nusantara.

Hotel ini dilengkapi dengan Meeting Room, Coffee shop, Bar & Lounge, serta Kolam renang dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

“Kami optimis kolaborasi kerja sama akan memberikan dampak positif dalam upaya penyehatan hotel sekaligus menambah porto folio Liberta sebagai Hotel Owner dan Hotel Operator,” tegas Ruben.

Sementara itu, Nur Imbayani, selaku pemilik mengaku yakin dengan pola kerja sama yang dibangun oleh Liberta Hotel International, dengan berbagai opsi kerja sama, akan memberikan ruang dan kemudahan sebagai alternative yang saling menguntungkan di tengah situasi yang semakin sulit.

“Sebagai hotel owner, tentu akan memberikan warna baru sebagai salah satu inovasi yang dilakukan terutama membangun mitra kerja sama strategis, dengan seluruh kemampuan secara profesional di tengah bisnis perhotelan yang cukup terpuruk,” harap Nur Imbayani.

Setelah memberikan insentif dan stimulus bagi para pemilik hotel melalui program Hotel Rebranding, Liberta Hotel Internasional kembali memberikan warna bagi industry hospitality di Indonesia. Ditengah situasi sulit akibat pandemi Covid 19 yang dampaknya belum juga usai, LHI terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi dan solusi untuk dapat terus memajukan industri perhotelan nasional.

CE) Liberta Hotel Internasional, Niken Prawesti mengatakan, bahwa kali ini Liberta Hotel Internasional memperkenalkan Liberta Digital Ecosystem (LDE) sebuah platform digital yang meliputi seluruh kegiatan operasional dan penjualan hotel.

“LDE ini kami kembangkan untuk mengintegrasi seluruh hotel system, SOP dan Golden Rules karyawan, dari daily task operation hingga customer experience, sehingga tercipta sebuah platform digital yang bisa mengefisiensikan kegiatan operasional namun di sisi lain juga membantu mendongkrak penjualan kamar hotel, khususnya di segmen individual traveler dan market millennial. Terlebih lagi, platform ini kami sediakan gratis khusus hotel-hotel yang tergabung dalam manajemen Liberta Hotel Internasional,” jelas Niken.

Lebih lanjut Niken menuturkan, bahwa selaras dengan kondisi pandemi saat ini, banyak perusahaan dan korporasi yang menitikberatkan strategi pada lean organization dan menjalankan kegiatan perusahaan secara lebih efisien.

“Sistem ini terbukti dapat memangkas biaya investasi awal para hotel owner di bagian IT system serta mengurangi biaya operasional keseluruhan sampai 10%. Selama ini pada umumnya dalam menjalankan sebuah hotel dibutuhkan berbagai IT platform yang berbeda dan minim integrasi, serta biaya retainer yang cukup mahal dan memberatkan cashflow hotel,” jelasnya.

Melalui Liberta Digital Ecosystem, menurut Niken customer dimungkinkan untuk melakukan booking melalui website dan aplikasi Liberta Hotels dengan harga online termurah. Para customer juga dimungkinkan untuk melakukan self-check-in dan check-out on the spot, melakukan interaksi dengan para co-host Liberta dan mengakses semua layanan hotel dengan menggunakan IT platform yang tersedia dalam aplikasi Liberta Hotels, yang telah bisa di download melalui App Store dan Google Store.

Liberta Digital Ecosystem telah diaplikasikan diseluruh properti di bawah manajemen Liberta Hotel Internasional yang tersebar di pulau Jawa dan Bali. Niken menambahkan bahwa feedback dari penerapan LDE ini mendapat respon yang positif baik dari customers maupun hotel owners.

Bahkan lanjutnya, tamu hotel merasa ada sentuhan digital yang sangat friendly dan membantu, terutama di tengah kondisi pandemi seperti ini, karena orang cenderung membatasi interaksi langsung dengan orang lain.

“Sistem ini masih terus dikembangkan dan disempurnakan sesuai dengan feedback dari user dan market demand. Hingga akhir tahun ini akan ada tambahan 28 hotel lainnya di bawah manajemen Liberta Hotel Internasional yang akan segera dapat menikmati fitur Liberta Digital Ecosystem ini,” pungkas Niken. (Adv/464Ys)