SIDRAP – Gangguan lambung atau dispepsia tidak hanya dipengaruhi pola makan yang kurang sehat, tetapi juga kondisi psikologis seperti stres. Berangkat dari kondisi tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Angkatan 69 menggelar Program GERLAS (Gema Edukasi dan Refleksi Lambung Sehat) di Madrasah Aliyah DDI Kulo, Desa Kulo, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (23/7/2026).
Program yang dipimpin Andi Fathiah Ariqah ini menyasar siswa kelas XI dan XII sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan mengenai dispepsia, mulai dari penyebab, faktor risiko, gejala, hingga langkah-langkah pencegahannya.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal peserta. Selanjutnya, mahasiswa memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga pola makan yang sehat, menerapkan gaya hidup seimbang, serta mengelola stres sebagai bagian dari upaya mencegah gangguan lambung.
Berbeda dari penyuluhan kesehatan pada umumnya, Program GERLAS juga memperkenalkan pendekatan refleksi diri. Siswa diajak mengisi lembar refleksi mengenai sumber-sumber stres yang mereka alami sekaligus dikenalkan dengan metode journaling sebagai cara sederhana untuk mengenali emosi dan mengelolanya secara positif.
Usai penyampaian materi, peserta mengikuti post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai dispepsia dan langkah pencegahannya. Sebagai bentuk edukasi berkelanjutan, mahasiswa KKN juga memasang poster kesehatan di lingkungan sekolah agar informasi mengenai kesehatan lambung dapat terus diakses oleh warga sekolah.

Pelaksanaan program mendapat sambutan positif dari para siswa yang mengikuti kegiatan dengan antusias sepanjang sesi edukasi hingga refleksi diri. Pendekatan yang memadukan edukasi kesehatan dan pengelolaan stres dinilai memberikan pengalaman belajar yang lebih relevan dengan kehidupan remaja.
Melalui Program GERLAS, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin berharap para siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga kesehatan lambung, tetapi juga mampu menerapkan pola hidup sehat serta mengelola stres dalam aktivitas sehari-hari sebagai langkah mencegah munculnya gangguan pencernaan di kemudian hari.(Mp/Ag4ys)
Citizen Reporter : Muhammad Fauzan Siddiq (mahasiswa Kedokteran Hewan Unhas)













