PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.The Death of ExpertisePolsek Manggala Gerak Cepat Bekuk Terduga Pelaku Curat Laptop WargaAppi Tantang Kepala TPA Tamangapa Ubah Sistem Pengelolaan SampahKemarau Makin Panjang, Gubernur Sulsel dan Ribuan Warga Gelar Salat IstisqaToraja Utara Masuk 5 Besar Kasus HIV Sulsel, PKK Gencarkan Edukasi di 21 KecamatanSidrap Punya 126 Inovasi, Pemkab HSU Datang Belajar dan Replikasi ProgramPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.The Death of ExpertisePolsek Manggala Gerak Cepat Bekuk Terduga Pelaku Curat Laptop WargaAppi Tantang Kepala TPA Tamangapa Ubah Sistem Pengelolaan SampahKemarau Makin Panjang, Gubernur Sulsel dan Ribuan Warga Gelar Salat IstisqaToraja Utara Masuk 5 Besar Kasus HIV Sulsel, PKK Gencarkan Edukasi di 21 KecamatanSidrap Punya 126 Inovasi, Pemkab HSU Datang Belajar dan Replikasi Program
Media Kampus

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Tipes di SDN 4 Kulo Sidrap, Tanamkan PHBS Sejak Dini

79
×

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Tipes di SDN 4 Kulo Sidrap, Tanamkan PHBS Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
KKN Unhas Kulo
Mahasiswa KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Unhas foto bersama peserta didik SD Negeri 4 Kulo usai pelaksanaan edukasi kesehatan bertajuk SEHAT di sekolah yang berlokasi di Desa Kulo, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (22/7/2026). (Foto: Zafira Alya)

SIDRAP – Upaya menekan risiko penyebaran demam tifoid (tipes) di kalangan anak usia sekolah terus diperkuat. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar edukasi kesehatan bertajuk SEHAT (Sekolah Hindari Demam Tifoid) di SD Negeri 4 Kulo, Desa Kulo, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (22/7/2026).

Program ini menyasar siswa kelas V dan VI dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai bahaya demam tifoid, cara penularannya, serta langkah-langkah pencegahan melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan memilih makanan maupun minuman yang higienis.

Edukasi dikemas secara interaktif melalui presentasi, pemutaran video, permainan edukatif, serta sesi tanya jawab. Untuk mengukur efektivitas kegiatan, peserta mengikuti pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test setelah edukasi selesai.

Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa demam tifoid disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang umumnya menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Siswa juga diajak mengenali gejala awal penyakit, seperti demam berkepanjangan, sakit kepala, mual, hingga penurunan nafsu makan agar lebih waspada terhadap risiko infeksi.

Kepala SD Negeri 4 Kulo, Nur Zakiah Kadong, S.Pd.SD., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, edukasi kesehatan sejak usia dini menjadi langkah penting dalam membentuk kebiasaan hidup bersih di lingkungan sekolah.

“Pencegahan penyakit menular seperti demam tifoid sangat bergantung pada kebiasaan sehari-hari anak-anak, terutama menjaga kebersihan tangan sebelum makan dan memilih jajanan yang bersih. Edukasi interaktif seperti ini sangat bermanfaat dalam menanamkan kesadaran hidup sehat kepada siswa,” ujarnya.

Program SEHAT diinisiasi Zhafirah Alya Azhilah M., mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat, Departemen Kesehatan Lingkungan Universitas Hasanuddin. Pelaksanaannya didukung oleh seluruh mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Desa Kulo yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

Melalui program ini, mahasiswa berharap pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya PHBS semakin meningkat sehingga risiko penularan demam tifoid di lingkungan sekolah dapat diminimalkan. Edukasi tersebut juga diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan berprestasi. (Mp/ Ag4ys)

Citizen Reporter: Zafira Alya Azhilah M. (Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Unhas)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com