PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Pejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalUsulan Kuota BBM Sulsel Naik 30 Persen, Migrasi Konsumen Picu Antrean Makin PanjangPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Pejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalUsulan Kuota BBM Sulsel Naik 30 Persen, Migrasi Konsumen Picu Antrean Makin Panjang
Makassar

Makassar Ubah Arah, Sampah Tak Lagi Dibakar tapi Jadi Listrik

127
×

Makassar Ubah Arah, Sampah Tak Lagi Dibakar tapi Jadi Listrik

Sebarkan artikel ini
TPA ANTANG
Pemerintah Kota Makassar mulai mengubah arah kebijakan pengelolaan sampah. Metode lama seperti open dumping perlahan ditinggalkan, diganti dengan sistem modern yang mampu mengubah sampah menjadi energi listrik.

JAKARTA — Pemerintah Kota Makassar mulai mengubah arah kebijakan pengelolaan sampah. Metode lama seperti open dumping perlahan ditinggalkan, diganti dengan sistem modern yang mampu mengubah sampah menjadi energi listrik.

Langkah ini ditegaskan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri rapat koordinasi bersama Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Muhammad Rachmat Kaimuddin, di Jakarta, Selasa (21/6/2026).

Dalam forum tersebut, Munafri memaparkan progres pengembangan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau PLTSa yang dipusatkan di TPA Antang, Kecamatan Manggala. Program ini disebut sudah memasuki tahap lanjutan, termasuk proses penetapan lokasi lintas sektor.

“Pengembangan PSEL saat ini sudah masuk tahap lanjutan sebagai tindak lanjut penandatanganan lintas sektor terkait lokasi di TPA Antang,” ujarnya.

Menurut Appi, sapaan akrabnya, percepatan proyek ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Peraturan Presiden tentang PSEL. Regulasi tersebut menjadi landasan penting dalam mendorong penanganan sampah perkotaan yang semakin kompleks.

Ia menilai, peningkatan volume sampah di TPA tidak lagi bisa diatasi dengan cara konvensional. Transformasi menuju teknologi pengolahan yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi menjadi kebutuhan mendesak.

“Dengan PSEL, kita tidak hanya mengurangi beban sampah di TPA, tetapi juga mengubahnya menjadi energi listrik yang bermanfaat,” jelasnya.

Munafri juga menekankan pentingnya dukungan lintas sektor, khususnya dari pemerintah pusat, guna mempercepat realisasi proyek strategis tersebut. Dukungan itu mencakup aspek regulasi, pembiayaan hingga teknis pelaksanaan.

“Kami berharap dukungan pemerintah pusat terus diperkuat agar pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah berbasis teknologi listrik di Makassar bisa dipercepat,” tegasnya.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri sejumlah pejabat lingkup Pemkot Makassar, di antaranya Kepala Dinas PU, DLH, Bagian Hukum, serta Bappeda.

Dengan langkah ini, Makassar tidak lagi sekadar menumpuk atau membakar sampah, tetapi mulai menjadikannya sebagai sumber energi baru yang lebih berkelanjutan. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com