PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalUsulan Kuota BBM Sulsel Naik 30 Persen, Migrasi Konsumen Picu Antrean Makin PanjangDi Tengah Efisiensi, Dinas PPKB Bone Habiskan Rp2,2 Miliar untuk Makanan dan MinumanPolda Sulsel Bekuk 17 Tersangka Penimbun BBM BersubsidiPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalUsulan Kuota BBM Sulsel Naik 30 Persen, Migrasi Konsumen Picu Antrean Makin PanjangDi Tengah Efisiensi, Dinas PPKB Bone Habiskan Rp2,2 Miliar untuk Makanan dan MinumanPolda Sulsel Bekuk 17 Tersangka Penimbun BBM Bersubsidi
Makassar

Makassar Fokuskan Pelatihan Keterampilan untuk Tekan Kemiskinan Perempuan

87
×

Makassar Fokuskan Pelatihan Keterampilan untuk Tekan Kemiskinan Perempuan

Sebarkan artikel ini
ALIAH MEMBATIK
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, saat meninjau pelatihan berbasis kompetensi di Sentra Wirajaya Kementerian Sosial RI, Selasa (21/4/2026).

MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mulai memfokuskan strategi penanganan kemiskinan perempuan melalui penguatan keterampilan yang berdampak langsung pada ekonomi keluarga.
Langkah itu ditegaskan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, saat meninjau pelatihan berbasis kompetensi di Sentra Wirajaya Kementerian Sosial RI, Selasa (21/4/2026).

Kunjungan yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini itu menjadi penegasan arah kebijakan Pemkot Makassar, yang kini mendorong pemberdayaan perempuan melalui peningkatan skill produktif, bukan sekadar bantuan sosial.

Di lokasi, Aliyah meninjau langsung pelatihan batik ciprat dan menjahit yang diikuti 16 peserta dari kelompok masyarakat rentan. Ia juga menyerahkan paket parsel sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peserta.

“Pelatihan seperti ini penting agar perempuan, khususnya ibu rumah tangga, memiliki keterampilan yang bisa meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga,” ujar Aliyah.

Menurutnya, pelatihan berbasis kompetensi memiliki peran strategis dalam membuka peluang usaha baru. Keterampilan yang diberikan tidak hanya bersifat teknis, tetapi diarahkan agar bisa dikembangkan menjadi sumber penghasilan.

“Ini bukan hanya soal belajar, tapi bagaimana keterampilan itu bisa dimanfaatkan menjadi usaha yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala KTU Sentra Wirajaya, Yusran, menjelaskan bahwa program pelatihan menyasar masyarakat dari desil 1 hingga desil 4, atau kelompok dengan tingkat kesejahteraan rendah.

Ia menyebut pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan keterampilan fungsional yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Kami mengakomodir ibu-ibu di sekitar sentra untuk mendapatkan pelatihan dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Harapannya, mereka bisa mandiri secara ekonomi,” kata Yusran.

Pemkot Makassar menegaskan akan terus memperkuat program pelatihan berbasis kompetensi sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka kemiskinan perempuan secara berkelanjutan. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com