MAKASSAR—Banyak diantara kita yang dengan mudah menemukan tanaman liar ini, namun pada umumnya kita tidak tahu apa nama pohon ini terlebih apa manfaat yang terkandung bagi kesehatan.
Ciplukan biasanya tumbuh dikebun, ladang kering pinggir pagar atau bahkan di sekitar hutan. Tanaman bernama latin Physalis angulata dan atau Physalis minima ini di berbagai daerah memiliki nama yang berbeda
Bunga ciplukan berwarna kuning. Sedangkan buahnya berwarna hijau kekuningan. Buah ciplukan muda dilindungi tudung. Buah ini biasanya dikonsumsi saat sudah tua. Cita rasanya manis keasaman.
Ciplukan naik daun beberapa waktu terakhir. Buah ini banyak dijajakan di supermarket atau dijual secara daring (online). Harga ciplukan segar per kilonya bervariasi. Mulai dari Rp 125.000 sampai Rp 380.000.
Dinas Kesehatan Kota Makassar melalaui akun instagram resminya @dinaskesahatankotamakassar, Selasa (19/9/2023) merilis bebera manfaat buah ciplukan bagi kesehatan yang diantaranya:
Mengatasi peradangan.
Studi dalam Journal of Crohn’s and Colitis menemukan ekstrak dari sekam ciplukan mampu mengurangi peradangan pada tikus dengan penyakit radang usus. Sekain itu tikus yang mendapatkan pengobatan dengan ekstrak tanaman ini, memiliki tingkat penanda peradangan yang lebih rendah pada jaringannya.
Membantu menurunkan kadar kolesterol
Tanaman herbal ini juga mengandung fistoterol, sejenis antioksidan yang dapat membantu menunrunkan jumlah kolesterol jahat dalam darah. Terdapat asam lemak seperti asam linoleat dan asam oleat, yang bekerja dengan menurunkan kolesterol secara keseluruhan.
Meningkatkan imunitas tubuh
Studi dalam The Journal of Evidense Based Integrative medicine menemukan bahwa buah ciplukan mampu membantu mengatur sistem kekebalan tubuh manusia. Khasiat ini berasal dari polifenol yang bekerja dengan menghalangi peradangan tubuh.
Mengelola diabetes
Fungsi tanaman obat ini dalam mengelola diabetes berkat senyawa yang bekerja dengan memperlambat asupan gula sederhana dari karbohidrat. Hal tersebut dapat mencegah masuknya gula ke dalam aliran darah.
Jadi jangan ragu lagi untuk memanfaatkan tanaman liar ini sebagai obat herbal, dan jika anda menemukan tumbuh disekitar anda jangan matikan, karena tanaman ini bukan tanaman biasa. (*/4dv)

















