DHAMASRAYA – Ketenangan Piket fungsi Mapolres Dhamasraya, Minggu (12/11) sekitar pukul 02.45 WIB, dikejutkan munculnya gumpalan asap hitam yang keluar dari ruangan belakang antara ruang Siwas dengan ruang Sitipol Polres Dharmasraya, Polda Sumatera Barat.
Kobaran api yang berasal dari ruang bagian belakang tersebut terus berkobar semakin membesar, 2 mobil pemadam kebakaran yang datang sekitar 15 menit usai api menyala, tidak mampu berbuat banyak, hingga seluruh bangunan utama luluh lantak dimakan di jago merah.
Adapunt informasi yang dihimpun mediasulsel.com, saat proses pemadaman, salah seorang petugas pemadam melihat 2 orang berpakaian serba hitam dengan meneteng busur panah berdiri di sekitar lokasi kebakaran.
Mengetahui keadaan tersebut, personil Polres Dharmasraya langsung melakukan pengepungan 2 orang yang diduga selaku pelaku pembakaran tersebut, namun 2 orang terduga pelaku tersebut malah melakukan perlawanan dengan melepaskan beberapa anak panah ke arah petugas kepolisian.
Personil Polres Dharmasraya yang diserang terlebih dahulu, nemutuskan melakukan tindakan tegas dengan menembakkan Peluru ke udara, akan tetapi kedua orang tersebut tetap melakukan perlawanan sehingga dilakukan penembakan kearah Kedua pelaku tersebut, dan mengakibatkan kedua pelaku tewas diterjang peluru.
Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 buah Busur Panah beserta 8 unit anak panah, 2 buah sangkur, 1 bilah pisau kecil dan 1 pasang sarung tangan warna hitam, serta 1 lembar kertas yang berisikan pesan jihad yang bertuliskan, dari “Saudara Kalian ABU ‘AZzam Al Khorbily 21 Safar 1439 H di Bumi Allah” .
Adapun kerugian yang diderita akibat kebakaran tersebut belum dapat diidentifikasi secara terperinci, namun situasi di lapangan memperlihatkan, seluruh bangunan Mako Polres Dhamasraya ludes terbakar demikian juga dengan rumah dinas kapolres beserta mobil dinas kapolres juga hangus dimakan api. [4G4YS]







