MALANG—Mahasiswa Pencinta Alam (MPA) Mapalus FISIP Universitas Jember merayakan usia 40 tahun dengan menggelar Camping Ceria (Campcer) Mapalus 2025 pada 20–21 September mendatang di Ranu Regulo, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Giat yang berlangsung dua hari ini dikemas sederhana namun penuh makna. Peserta akan berkumpul, berbagi cerita, hingga merefleksikan perjalanan empat dekade organisasi pecinta alam tersebut.
“Campcer ini bukan sekadar ngadem dan kumpul-kumpul, tapi juga ruang mempererat persaudaraan serta refleksi perjalanan MPA Mapalus,” kata panitia, Azzam Alfakhri.
Panitia mengingatkan seluruh peserta agar mempersiapkan perlengkapan pribadi dan kondisi fisik dengan baik. “Kami ingin suasana tetap ceria, pokoknya ora digondhel,” tambahnya.
Sekitar 200 orang, terdiri dari anggota aktif dan alumni dari berbagai daerah di Indonesia, diperkirakan hadir. Panitia juga meminta peserta yang telah mendaftar untuk segera melakukan konfirmasi ulang agar jumlah pasti kehadiran dapat ditentukan.
Perayaan empat dasawarsa ini diharapkan menjadi ajang nostalgia sekaligus momentum memperkuat komitmen Mapalus terhadap nilai kebersamaan, persahabatan, dan kecintaan pada alam.
Untuk diketahui, MPA Mapalus merupakan unit kegiatan mahasiswa di bawah naungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember. Organisasi ini resmi berdiri pada 19 September 1985, dibentuk oleh mahasiswa yang gemar berkegiatan di alam, seperti naik gunung, arung jeram, dan panjat tebing.
Nama Mapalus sendiri diambil dari bahasa Minahasa yang berarti gotong royong. Selain itu, Mapalus juga menjadi akronim dari Mahasiswa Pencinta Alam Unit Sospol. Sejak awal berdiri, organisasi ini tetap berpegang teguh pada semangat gotong royong dan kekeluargaan. (Ag4ys)







