Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Munafri: Aspirasi Boleh, Anarkis Jangan!

574
×

Munafri: Aspirasi Boleh, Anarkis Jangan!

Sebarkan artikel ini
Munafri: Aspirasi Boleh, Anarkisme Stop!
Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Forkopimda dan organisasi kepemudaan sepakat bahu-membahu menjaga kota tetap kondusif agar tragedi serupa tak kembali terulang. Pertemuan itu digelar di Warkop SIJA, Jalan Sawerigading, Minggu (31/8/2025) petang.

MAKASSAR—Setelah kericuhan demonstrasi 29 Agustus yang merenggut nyawa, seruan damai menggema di Kota Makassar. Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Forkopimda dan organisasi kepemudaan sepakat bahu-membahu menjaga kota tetap kondusif agar tragedi serupa tak kembali terulang.

Pertemuan itu digelar di Warkop SIJA, Jalan Sawerigading, Minggu (31/8/2025) petang. Hadir Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, Dandim 1408/Makassar Kolonel Inf Franki Susanto, Kepala Kejari Makassar Nauli Rahim Siregar, Ketua DPRD Makassar Supratman, serta perwakilan KNPI, Cipayung, ormas kekaryaan, mahasiswa, dan organisasi keagamaan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Di hadapan peserta, Munafri menegaskan bahwa demonstrasi tidak boleh berubah menjadi ajang onar apalagi sampai merenggut nyawa. Ia mengaku sedih melihat insiden beberapa hari lalu berakhir tragis dan mencederai wajah demokrasi.

“Saya tidak pernah benci dengan demonstrasi atau penyampaian aspirasi. Tapi tolong disampaikan dengan cara yang tepat, tertib, dan damai,” ujar Munafri. “Apa yang terjadi beberapa hari lalu jelas bukan cara yang benar. Aspirasi mahasiswa harus kembali pada hikmat perjuangannya.”

Munafri menekankan bahwa hanya masyarakat Makassar sendiri yang bisa menjaga kota ini tetap aman. Ia mengajak semua pihak berpikir bersama, menahan diri, dan memastikan aksi unjuk rasa tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berniat membuat kekacauan.

“Makassar ini rumah kita bersama. Di sini kita mencari nafkah, membesarkan keluarga, dan menaruh harapan masa depan. Bukan tempat untuk menghancurkan, tapi untuk membangun,” tegasnya.

Forkopimda bersama Pemkot Makassar disebut telah menyiapkan langkah antisipatif agar aksi berikutnya tetap aspiratif dan damai. Setiap tindakan anarkis maupun tindak pidana akan berhadapan dengan konsekuensi hukum.

Munafri juga meminta masyarakat ikut menjadi penyaring di lapangan, agar aksi tetap dalam jalurnya dan tidak melahirkan korban baru.

“Tolong kita jaga bersama. Kalau ada yang mau ikut aksi, jadilah teman yang bisa mengingatkan dan memberikan filter agar demonstrasi tetap sehat. Kita mau Makassar damai untuk semua,” tutup Munafri. (70n/Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!