Nurlina: Hibah 38 Unit Damkar dan Ambulance dari Jepang Sudah Sesuai Prosedur

0
7

MAKASSAR – Kepala Biro Pengelolaan Barang dan Aset Daerah Provinsi sulsel,Nurlina menegaskan Hibah 38 unit Mobil pemadam Kebakaran dan Ambulance dari jepang sudah sesuai prosedur atau aturan yang berlaku.

“Kami tegaskan Hibah Damkar dan Ambulance dari ehime toyota dan ehime nissan sebanyak 38 unit sudah sesuai aturan dan penyerahannya dilakukan lansung oleh pemerintah jepang keperwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kemudian dilanjutkan penyerahan dari Kemendagri ke Pemprov Sulsel dan diterima langsung Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah,pada tanggal 3 Desember 2019 lalu.Ungkap Nurlina

“Adapun rencana Hibah kendaraan ini akan diberikan ke pemerintah Daerah tentu harus dilaporkan atau izin kebeacukai melalui kementrian keuangan,Jelasnya.

Sebelumnya Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku, bantuan hibah dari Jepang tersebut diperuntukkan untuk Pemprov Sulsel. Adapun rencana pemberian kepada daerah yang membutuhkan harus melalui proses yakni Beacukai.

“Inikan untuk Sulawesi Selatan nanti kalau kita mau alihkan ke daerah, harus izin lagi ke Beacukai melalui kementerian keuangan, karena ini kan bantuan bebas biaya masuk. Jadi tidak boleh di pindah tangankan, kalau harus pindahkan ke daerah harus minta izin ke Beacukai supaya penataan asetnya lebih bagus,” jelas Nurdin Abdullah.

Untuk daerah yang dianggap membutuhkan dan sudah dijanjikan adalah Kabupaten Gowa. Untuk jumlah yang akan diberikan kepada Pemda Gowa sendiri belum bisa ditentukan, karena masih melakukan pengusulan dari pihak Beacukai.

“Yang kita sudah janjikan itu Gowa. Gowa Damkar dan Ambulance. Kita masih melakukan pengusulan ke Beacukai,” beber mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.

Sementara untuk nilai dan jumlah kendaraan Damkar dan Ambulance sendiri terdiri dari 27 unit mobil pemadam kebakaran dan 11 unit mobil ambulans. Sedangkan untuk nilainya jika diuangkan mencapai puluhan miliar rupiah dari jumlah keseluruhan. [*]