PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-2031PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-2031
Makassar

Pagu Makanan Gratis Rp6.500 Dipertanyakan, Orang Tua Murid Keluhkan Menu Sekolah

683
×

Pagu Makanan Gratis Rp6.500 Dipertanyakan, Orang Tua Murid Keluhkan Menu Sekolah

Sebarkan artikel ini
Pagu Makanan Gratis Rp6.500 Dipertanyakan, Orang Tua Murid Keluhkan Menu Sekolah
Sejumlah orang tua murid SD Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Makassar, mempertanyakan kualitas menu makanan gratis bagi anak sekolah yang menjadi program Presiden Prabowo di bawah kendali Badan Gizi Nasional (BGN), Kamis (18/9/2025).

MAKASSAR—Sejumlah orang tua murid SD Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Makassar, mempertanyakan kualitas menu makanan gratis bagi anak sekolah yang menjadi program Presiden Prabowo di bawah kendali Badan Gizi Nasional (BGN), Kamis (18/9/2025).

Mereka menilai menu yang disajikan belakangan ini berbeda dibanding bulan-bulan sebelumnya.

“Awalnya memang memuaskan anak-anak sekolah yang dapat makanan gratis,” ujar seorang ibu sambil berbincang dengan wali murid lainnya.

“Tapi sekarang agak berubah, bahkan kuantitas dan kualitasnya menurun,” timpal yang lain.

Mediasulsel.com yang mencoba mengonfirmasi hal itu kepada H.M. Arifin Gassing, ayah Asmiaty (Karti) yang merupakan mitra BGN, membenarkan adanya perubahan menu.

Menurutnya, hal itu mengikuti petunjuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panakkukang, Surianty S.SKM, yang juga dikuatkan oleh Korwil SPPG Kota Makassar, Abdillah. Mereka menyebut pagu anggaran makanan tidak boleh lebih dari Rp6.500 per murid.

“Saya juga tidak paham kenapa begitu, padahal petunjuk Presiden jelas, anggaran seharusnya Rp8 ribu sampai Rp10 ribu,” kata Arifin.

Ia mengungkapkan, sejak awal pihaknya sudah mengeluarkan modal lebih dari Rp1 miliar untuk membangun dapur, belum termasuk biaya pengadaan makanan selama hampir tiga bulan.

Saat ini, dana operasional disalurkan lewat virtual account yang penggunaannya sepenuhnya ditentukan oleh SPPG.

“Bahkan saya disuruh mencari harga makanan lebih murah dari suplier,” tambahnya.

Sejumlah pengamat menilai, SPPG sebaiknya tidak terlalu jauh mencampuri urusan suplier. Apalagi jika ada indikasi mitra diminta memasukkan bahan makanan lewat jalur tertentu.

“Patut diduga ada oknum SPPG yang bermain untuk kepentingan pribadi,” kata Ketua LSM Lantiknal, Ismail Situru, SH, yang berjanji akan turun langsung melakukan investigasi.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG belum memberikan keterangan meski telah berulang kali dihubungi melalui telepon. (AP/Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com