Memuat Ramadhan…
Memuat cuaca…
Opini

Pasangan Gugurkan 7 Janin Selama Pacaran, Generasi Kian Bebas

2309
×

Pasangan Gugurkan 7 Janin Selama Pacaran, Generasi Kian Bebas

Sebarkan artikel ini
Pasangan Gugurkan 7 Janin Selama Pacaran, Generasi Kian Bebas
Ulfiah (Pegiat Literasi)

OPINI—Baru-baru ini masyarakat kembali dihebohkan dengan pasangan kekasih yang menggugurkan 7 bakal bayi yang tak berdosa selama 10 tahun pacaran. Ketujuh janin tersebut ditemukan dalam kamar kos yang terdapat di daerah Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Sudah sejak tahun 2012, seorang wanita berinisial NM menjalin kasih dengan seorang pria. Dan rupanya dalam kurun waktu 10 tahun itu, NM berkali-kali hamil tapi tak pernah membiarkan calon bayinya lahir dengan selamat.

Kedua manusia ini memutuskan untuk mengaborsi calon bayi-bayi mereka lantaran malu punya anak hasil di luar nikah. Parahnya lagi, mereka menyimpan calon bayi-bayi yang sudah tak bernyawa tersebut dalam sebuah kotak makan. Namun, walau sudah 10 tahun, namanya kejahatan pasti bakal tercium juga.

Tujuh janin ditemukan, Nulfah alias Bunda Ulfah ini di sebuah kamar kos yang sebelumnya ditempati oleh NM dalam kotak makan pada Sabtu (4/6/2022). Pelaku tersebut yakni, NW sudah tertangkap di Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Serta kasus nya sedang di usut tuntas oleh pihak kepolisian. Sedangkan pacarnya SW di temukan di kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. (jakarta.tribunnews.com, 10/06/2022)

Ironisnya, aborsi semacam itu bukan kali pertama terjadi di negeri ini. Melainkan hampir tiap tahun terjadi di beberapa daerah. Beginilah ketika yang dianut pemikiran ala liberal yang lahir dari pemikiran serba bebas. Sehingga baik buruk aktivitas hanya diserahkan pada akal manusia saja. Tidak menjadikan agama sebagai patokan, walaupun seorang muslim.

Kemudian, jika pola pikirnya sudah sekuler dan liberal maka mereka tidak akan mengambil Islam sebagai petunjuk. Sehingga ketika kehamilan yang tak diharapkan terjadi, tak segan mereka akan membunuh/aborsi anak yang tak berdosa akibat buah dari pergaulan bebas atau perzinahan tersebut.

Inilah sistem kapitalis sekuler yang menggambarkan masyarakat yang rusak dan menjunjung tinggi nilai kebebasan. Padahal kebebasan yang dikandung sistem ini menjadi racun yang mematikan akal dan nalauri manusia. Sehingga kasus perzinahan yang merujuk pada aborsi (pembunuhan anak yang tidak berdosa) sudah seringkali terjadi bahkan sudah menjadi hal yang biasa dijumpai di negeri tercinta ini.

error: Content is protected !!