PD Parkir Makassar Raya Sangkal Menyusahkan Jukir

0
208

MAKASSAR – PD Parkir Makassar Raya melalui Humasnya, Asrul, mengungkapkan, bahwa tidak mungkin akan menyusahkan juru parkir (Jukir) di lapangan.

Hal itu disampaikan Asrul kepada Media Sulsel, Rabu (1/7/2020) saat diklarifikasi terkait adanya keluhan sekelompok Jukir sehari sebelumnya , sempat mengaku mereka kelaparan dan keluarganya tidak mendapatkan uang.

“Saya berterima kasih atas adanya informasi laporan yang terjadi kemarin sore di Pengayoman, dan kami akan segera memfollowup informasi tersebut.”

“Yang pasti tidak benar jika ada target Rp110 ribu, Kami dari PD Parkir tidak mungkin mau menyusahkan Jukir kami di lapangan,” tegas Asrul.

Lebih lanjut Asrul menjelaskan, bahwa apa yang menimpa Jukir Ilham, Sofyan dan Marto semuanya merupakan mis komunikasi antara jukir dengan pihak PD Parkir, dan akan segera diselesaikan dengan sebak-baiknya.

“Harapan kami dari PD Parkir, agar para jukir di kota Makassar akan hidup sejahtera, mereka akan mendapat upah sesuai UMR dan sekarang masih sosialisasi,” terang Asrul.

Sementara itu, salah seorang Jukir yang bertugas di Jalan Boulevard, Ilham mengaku, bahwa dirinya kesulitan untuk memenuh target perhari yang ditetapkan PD Parkir yatu sebesar Rp110 ribu. Padahal lanjut Ilham dahulu dijanjikan akan diberikan gaji dan BPJS.

“Saya dipatenkan Rp110 ribu untuk setor ke PD Parkir dan jika tidak cukup saya harus nombok agar cukup,”

“Saya baru mendapatkan uang untuk keluarga, jika lebih dari Rp110ribu jadi apa yang mau dikasih makan istri dan anak kalau begini,” keluh Ilham Panjaitan.

Hal senada di utarakan Sopyan Daeng Nai yang juga jukir di Jl. Boulevard yang mengaku, bahwa setoran perhari yang dibebankan kepada drinya sebesar Rp135 ribu dengan target itu Sopyan mengaku hanya bisa mendapat sisa lebih paling banyak Rp60 ribu perhari. (70n)