MAKASSAR—PDAM Makassar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memaksimalkan pendapatan dengan menggelar penagihan serentak kepada pelanggan yang menunggak pembayaran.
Penagihan ini dilaksanakan pada Kamis, 21 November 2024, melibatkan seluruh direksi, pejabat struktural, dan staf bagian yang tersebar di berbagai wilayah pelayanan.
Direktur Utama PDAM Makassar, Beni Iskandar, mengatakan, langkah ini bertujuan mengingatkan pelanggan untuk membayar tagihan air secara rutin setiap bulan. Ia juga menyoroti berbagai kendala yang sering dihadapi tim penagihan di lapangan, seperti pelanggan yang sulit ditemui atau rumah yang terkunci.
“Kendala penagihan seringkali cukup berat, terutama ketika pelanggan menghindar atau rumah dalam keadaan terkunci. Penagihan serentak ini juga sekaligus menjadi bentuk sosialisasi terkait batas waktu pembayaran maksimal tanggal 20 setiap bulannya, sebagaimana telah diinformasikan melalui media sosial,” jelas Beni.
Direktur Umum dan Pelayanan PDAM, yang memimpin penagihan di Wilayah Pelayanan IV, Indira Mulyasari menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan membantu pelanggan yang memiliki keterbatasan waktu untuk membayar langsung.
“Kadang pelanggan kesulitan meluangkan waktu untuk membayar tepat waktu. Jika sudah menunggak, mereka harus melakukan pembayaran di kantor wilayah terdekat. Penagihan langsung ini menjadi solusi untuk mempermudah mereka,” ungkap Indira.
Selain fokus pada penagihan tunggakan, PDAM Makassar juga memprioritaskan berbagai program lainnya, seperti menangani meteran bermasalah dan memastikan penggunaan air nol dapat ditindaklanjuti dengan baik di seluruh wilayah pelayanan.
Langkah ini menunjukkan komitmen PDAM Kota Makassar dalam memberikan pelayanan yang maksimal sekaligus menjaga keberlanjutan operasional melalui pengelolaan pendapatan yang optimal. (*/4dv)














