PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik •
Media Kampus

Pelatihan dan FGD Usaha Pembibitan Sapi dengan Model Quadriple Helix di Kota Parepare

977
×

Pelatihan dan FGD Usaha Pembibitan Sapi dengan Model Quadriple Helix di Kota Parepare

Sebarkan artikel ini
Pelatihan dan FGD Usaha Pembibitan Sapi dengan Model Quadriple Helix di Kota Parepare
Program Pengabdian kepada masyarakat yang didukung oleh LPPM Universitas Hasanuddin dilaksanakan di Kelurahan Bacukiki, Kec. Watang Bacukiki, Kota Parepare pada hari Jumat, 9 September 2022.

MAKASSAR—Program Pengabdian kepada masyarakat yang didukung oleh LPPM Universitas Hasanuddin dilaksanakan di Kelurahan Bacukiki, Kec. Watang Bacukiki, Kota Parepare pada hari Jumat, 9 September 2022.

Kegiatan bertajuk “Model Quadriple Helix dalam Pembibitan Sapi Bali di Kota Parepare” ini, dihadiri oleh kelompok tani ternak, petugas teknis inseminasi buatan, Paramedik hewan, Penyuluh, dan Staf kelurahan.

Dimulai dengan sambutan oleh Lurah Bacukiki Nur Muhlisani menyampaikan bahwa di Kota Parepare Kelurahan Bacukiki ini menjadi sentra peternakan. Mayoritas populasi sapi bali di daerah ini dan sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai peternak.

Adapun Kepala Bidang Pertanian, Kelautan, dan Perikanan drh. Nurdin Salikhin dalam sambutannya melaporkan bahwa potensi peternakan dan pengembangannya di Kota Parepare sangat strategis karena menjadi daerah penyangga untuk Kabupaten Barru, Pinrang, dan Sidrap.

Kota Parepare mendukung program pemerintah yaitu Sikomandan seperti Inseminasi buatan dan program Pemerintah lainnya. Kota ini masih zona hijau terhadap penyakit mulut dan kuku, untuk lalu lintas hewan ternak harus memiliki SKKH dan dipastikan telah divaksin. Salah satu program unggulan Kota Parepare dengan adanya pelayanan publik yaitu CALLNAK.

Narasumber dalam kegiatan ini Dr. Ir. Zulkharnaim, S.Pt., M.Si., IPM menyampaikan, pentingnya kelembagaan dalam usaha pembibitan sapi dengan model Quadripel Helix yaitu melibatkan Birokrasi (Pemerintah, Akademisi, dunia usaha dunia industri, Kelompok Tani Ternak dalam bingkai korporasi usaha).

Salah satu petugas teknis lapangan (Inseminator) Juhadi menuturkan, salah satu kendala jauhnya jarak beranak dan kondisi sapi kurus untuk menjadi bibit sehingga diperlukan suatu Inovasi untuk mengatasi hal tersebut. Hadirnya Universitas Hasanuddin selaku petugas teknis dalam manajemen pembibitan sapi, rekording, dan penguatan kelembagaan.

Pola kemitraan yang telah diterapkan Universitas Hasanuddin terhadap peternak sapi bali yang ada di Kabupaten Barru membuat salah satu peternak Bpk. Sudirman yang telah beternak selama 5 tahun tertarik untuk mengaplikasikannya di daerahnya.

Ketua kelompok tani Jamal, melaporkan bahwa salah satu yang menjadi kendala dalam pemeliharaan ternak untik pembibitan secara intensif adalah kurangnya pasokan pakan dan kekurangan nutrisi. Salah satu Narasumber Fadilrahman Latif melatih peternak untuk memanfaatkan hijauan dan limbah pertanian yang segar untuk difermentasikan dan manajemen pemberian pakan yang efektif dan efisien.

Diakhir kegiatan drh. Nurdin berharap kolaborasi model Quadriple Helix ini terus berlanjut dan diterapkan serta menjadi contoh di Kota Parepare. (rls)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com