PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi •
Sulsel

Pemprov Kaji Penyebab Terjadinya Banjir di Sulsel

588
×

Pemprov Kaji Penyebab Terjadinya Banjir di Sulsel

Sebarkan artikel ini
Pemprov Kaji Penyebab Terjadinya Banjir di Sulsel
Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. (foto: dok)

MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulsel terus melakukan pemantauan dan penanganan banjir yang terjadi dibeberapa daerah di Sulsel belum lama ini.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, hingga kini penanganan banjir terus dilakukan pemerintah daerah dan setiap saat memberikan laporan perkembangannya.

“Hingga saat baru satu daerah yaitu kabupaten Wajo yang mengirim surat kepemerintah provinsi sulsel untuk meminta bantuan tanggap darurat dan ini segera ditindak lanjuti,” ungkap Andi Sudirman saat ditemui di kantor Gubernur, Kamis (13/6/2019).

“Daerah lain di Sulsel yang terdampak banjir belum mengirim surat ke Pemprov Sulsel, yang artinya masih bisa ditangani dengan baik di pemerintah daerah setempat,” jelasnya.

Penanganan yang paling mendesak seperti jembatan yang rusak atau putus, segera dilakukan perbaikan, termasuk diantaranya ketersediaan logistik berupa makanan dan lain-lain, dipastikan tersedia dengan baik.

Wagub lebih jauh mengaku, banjir yang terjadi Sulsel dan wilayah lainnya di Indonesia bukan saja disebabkan oleh tingginya intesitas hujan, melainkan adanya faktor lain seperti kerusakan hutan.

“Penyebab banjir yang terjadi Sulsel harus dikaji lebih menyeluruh dan saya setuju dengan keinginan Gubernur sulsel, untuk lebih memastikan penyebab banjir, apa karena adanya kerusakan hutan atau lainnya,” lanjutnya.

“Masyarakat juga dihimbau untuk terus menjaga kelestarian hutan dan alam di sekitarnya, termasuk diantaranya tidak membuang sampah sembarangan, untuk keberlansungan kehidupan,” tutupnya. (UDN)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com