PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 19,5 Hektare Hutan di Polewali Mandar Dibuka Ilegal, Dua Tersangka Diserahkan ke Jaksa • FK-GARDA Desak Dirlantantas Polda Sulsel Copot Kasatlantas Makassar dan Maros • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak • Munafri Minta Pengembangan Perumahan Makassar Diikuti Sekolah dan Puskesmas • Menaker Ungkap Isi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di DPR • Ketika Gelar Tak Menjamin Masa Depan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 19,5 Hektare Hutan di Polewali Mandar Dibuka Ilegal, Dua Tersangka Diserahkan ke Jaksa • FK-GARDA Desak Dirlantantas Polda Sulsel Copot Kasatlantas Makassar dan Maros • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak • Munafri Minta Pengembangan Perumahan Makassar Diikuti Sekolah dan Puskesmas • Menaker Ungkap Isi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di DPR • Ketika Gelar Tak Menjamin Masa Depan •
Sulsel

Pemprov Sulsel & Kementan, Salurkan Bantuan Sembako dan Bibit untuk Korban Banjir Sulsel

544
×

Pemprov Sulsel & Kementan, Salurkan Bantuan Sembako dan Bibit untuk Korban Banjir Sulsel

Sebarkan artikel ini
Pemprov Sulsel & Kementan, Salurkan Bantuan Sembako dan Bibit untuk Korban Banjir Sulsel

MAKASSAR – Banjir melanda sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan seperti Wajo, Soppeng, Sindereng Rappang (Sidrap), Pinrang, Enrekang termasuk Bone dan Luwu. Banyak masyarakat terdampak banjir, demikian juga dengan lahan pertanian.

Atas peristiwa ini Pemerintah Provinsi Sulsel dan Kementerian Pertanian bergerak cepat melakukan upaya penanganan dan berkoordinasi dengan Pemda setempat.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sulsel, Fitriani MP atas perintah Gubernur Sulsel melakukan peninjauan langsung di lapangan untuk melihat kondisi tanaman pertanian seperti padi, jagung dan tanaman lainnya.

“Kami memiliki datanya, namun tidak semua lahan yang dilewati banjir tanamannya puso, yang dilewati air itu sekitar 14.000 hektar. Namun yang pasti mati (puso) itu 800 hektar,” kata Fitriani, Jumat (14/6/2019).

Atas bencana ini, Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sulsel dijadwalkan akan menyerahkan bantuan di Balai Penelitian Jagung dan Serelia (Balitserial) di Kabupaten Maros pada Sabtu (15/6).

“Besok mau diserahkan bantuan, sesuai dengan surat Pak Sekda yang baru saja ditandatangani untuk dikirim ke kabupaten terkena banjir untuk datang menerima bantuan kerja sama Pemprov Sulsel dengan Kementerian Pertanian,” sebutnya.

Pemprov Sulsel & Kementan, Salurkan Bantuan Sembako dan Bibit untuk Korban Banjir Sulsel

Fitriani melanjutkan bantuan sekarang sudah siap berupa baik itu berupa sembako dan bibit.

“Untuk benih diberikan pada saat ada berita acara. Bahwa betul-betul tidak bisa lagi atau sudah puso, sudah mati. Kita ada benih cadangan dari pusat dan benih cadangan daerah,” jelasnya.

Bantuan kepada petani dengan mereka yang telah memiliki pernyataan mengalami puso dan hasil identifikasi di lapangan.

“Hasil pemantauan selama dua hari kemarin, airnya saya lihat sudah surut, tetapi ada memang yang masih tergenang, ini kita tunggu data. Sudah mati itu 800 hektar (padi), jagung itu 600 hektar,” paparnya.

Adapun bantuan tahap awal akan diserahkan oleh Menteri Pertanian. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com