Beranda ยป Daerah ยป Pemuda Tinggimoncong, Gowa, Bentuk Satgas Anti Narkoba
Daerah

Pemuda Tinggimoncong, Gowa, Bentuk Satgas Anti Narkoba

GOWA – Pasca ditemukannya ratusan ribu butir obat merek PCC ( paracetamol,cafein dan carisoprodo) di wilayahnya, sejumlah pemuda di kecamatan Tinggimoncong, kabupaten Gowa memutuskan membentuk Satuan Tugas (Satgas), anti narkotika.

Salah satu inisiator pembentukan satgas anti narkoba Tinggimoncong, Asmar Ramadhan di Sungguminasa, Jum’at (29/12) menyampaikan rencana pembentukan satgas anti narkotika Tinggimoncong kepada pengurus Pusat Generasi Muda Nusantara Anti Narkotika (Genetika) agar satgas yang dibentuknya dapat diakomodir dalam bagian dari Genetika.

Asmar Ramadhan yang rencana menjadi komandan satgas anti narkotika Tinggimoncong , mengatakan, satgas tersebut terbentuk sebagai wujud kepedulian pemuda Tinggimoncong dengan ancaman bahaya narkotika dan obat daftar G, yang sudah di depan mata, terlebih dengan terbongkarnya penyimpanan ribuan obat PCC di kecamatan Tinggimoncong.

Ketua umum Genetika, Djaya Jumain yang menemui perwakilan pemuda Tinggimoncong merespon niat ikhlas dengan kepeduliannya yang tinggi untuk menjadi relawan Genetika dalam bentuk satgas anti narkotika Tinggimoncong.

Djaya Jumain, mengatakan hadirnya satgas tersebut di Tinggimoncong sebagai bagian dari Genetika dan menjadi tanggung jawab pengurus wilayah Genetika Sulsel dan pengurus daerah Genetika kabupaten Gowa.

“Untuk relawan terbuka umum tanpa batasan jumlah relawan, semakin banyak relawan semakin kecil peredaran dan pengunaan narkoba dan kemungkinan mata rantai bisnis haram ini terputus,” terang Djaju, panggilan akrab Djaya Jumain.

Djaju berharap pemerintah daerah, kepolisian dan TNI serta seluruh elemen masyarakat mendukung niat dan kepedulian sejumlah pemuda Tinggimoncong untuk berbuat dalam menyelamatkan generasi penerus dari bahaya narkotika.

“Pergantian malam tahun baru relawan Genetika akan berkonstribusi untuk memantau keramaian di kota wisata Malino, Tinggimoncong agar malam pergantian tahun baru tidak dicederai dengan pesta narkoba,” tutup Djaya Jumain(*/464ys).

Topik