Memuat Ramadhan...
BMKG
Memuat data BMKG...
LIVE
Opini

Perkelahian Antar Pelajar, Potret Buram Generasi

2341
×

Perkelahian Antar Pelajar, Potret Buram Generasi

Sebarkan artikel ini
Perkelahian Antar Pelajar, Potret Buram Generasi
Ulfiah

OPINI—Lagi-lagi viral di media sosial Facebook perkelahian antar pelajar di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Video amatir perkelahian antar pelajar berdurasi 27 detik itu diunggah pemilik akun Facebook Ampona To Majarra. Dalam rekaman video tersebut, tampak para pelajar adu jotos hingga terjatuh.

Sebagaimana dilansir dari tribun-sulbar.com, mereka berkelahi dalam kondisi mengenakan seragam sekolah putih abu-abu. Dua kelompak pelajar dalam video amatir warga tersebut saling borongi. Dan tampak sejumlah warga yang menyaksikan perkelahian tersebut, langsung datang melerai. Namun, meski sudah ada warga yang berusaha melerai, para pelajar tersebut tetap saja adu jotos di tengah jalan. (12/8/2022 )

Perkelahian antar pelajar tersebut terjadi secara terus menerus, seolah tak pernah usai dan kerap muncul  diberbagai pemberitaan media. Tidak pernah terselesaikan dengan tuntas meski berulang kali terjadi serta sudah memakan banyak korban.

Perkelahian antar pelajar tersebut, semakin kesini semakin berani menampakkan aksinya  ditempat-tempat umum, bahkan tidak segan membawa senjata tajam dan merusak fasilitas-fasilitas umum.

Herannya, aksi yang meresahkan masyarakat ini biasanya dipicu oleh masalah yang sepele seperti tidak terima saat ditegur, beradu argumen di media sosial, atau hanya sekadar unjuk kekuatan.

Inilah salah satu potret buramnya generasi dalam sistem sekuler. yang menjadi biang keladi rusaknya generasi. Dimana dalam sistem saat ini, sekulerisme menjadikan asas mengantarkan manusia pada kondisi yang memisahkan kehidupan mereka dari agama.

Ditambah dengan paham liberalisme telah menghasilkan kebebasan berperilaku, hingga norma-norma agama semakin terpinggirkan. dengan adanya kebebasan berprilaku ini manusia bisa berbuat sesuka hati mereka tanpa takut perbuatan mereka akan merugikan orang lain. Termasuk tak ada rasa takut manakala melakukan kemaksiatan dan mendapatkan dosa.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com
Advertisement