Juga tsaqafah Islam yang digali dari Al-Qur’an dan As-sunah sebagai petunjuk bagi kehidupan manusia, baik dalam lingkup individu ataupun masyarakat. Agar mampu membentuk anak didiknya menjadi generasi cemerlang yang memiliki kepribadian dan kemampuan sebagai pemimpin.
Disamping penerapan mengupayakan beberapa institusi pendidikan islam bagi anak yang akan saling bersinergi. Diantaranya:
Pertama, Keluarga yang merupakan lingkungan pertama bagi anak-anak dalam mendapatkan pendidikan dan penanaman akidah yang kokoh. Islam telah memerintahkan para orang tua untuk mendidik anak mereka dengan ketakwaan dan ketaatan.
Akidahnya harus dikokohkan sejak usia dini. karena posisi akidah Islam ibarat akar dari sebuah pohon atau pondasi dari sebuah bangunan. Kuat lemahnya akar akan sangat berpengaruh pada kuat lemahnya pohon dan bangunan di atasnya.
Ketika akidahnya benar, maka mereka akan memahami bahwa ia hamba dari penciptanya, sehingga mereka harus menjalani kehidupan ini dalam rangka beribadah kepada-Nya.
Kedua, individu yakni remaja itu sendiri, juga harus punya kesadaran untuk terikat pada syariat islam sebagai konsekuensi iman mereka, agar saat menjalani kehidupan ini semata-mata mereka sadar dan takut akan azab-Nya.
Ketiga, masyarakat/ lingkungan juga harus kondusif untuk tumbuh kembang kepribadian saleh dan shalehah anak-anak. Jika, lingkungan yang kondusif terbentuk dalam masyarakat juga akan baik bagi keberlangsungan kehidupan anak.

















