PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • Solusi Islam untuk Penanganan HIV/AIDS di Makassar • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • Solusi Islam untuk Penanganan HIV/AIDS di Makassar • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan •
Biro Humas Pemkot Makassar

Pj Wali Kota Makassar Minta CSR Telkomsel Fokus Pembelajaran Daring

512
×

Pj Wali Kota Makassar Minta CSR Telkomsel Fokus Pembelajaran Daring

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2020 08 06 at 13.30.13

MAKASSAR – Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluudin menerima kunjungan PT Telkomsel dan PT Medialink Global Mandiri terkait pembahasan tantangan Pemkot Makassar dalam melaksanakan sekolah daring, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (6/8/2020).

Prof Rudy mengapresiasi langkah Telkomsel dalam memberikan dukungan kepada para pelajar saat pembelajaran daring. Menurutya, pendidikan tetap menjadi prioritas meski pemerintah fokus penanganan pendemi Covid-19. Karena pendidikan berkaitan dengan kemajuan bangsa.

“Pendidikan harus jalan, pendidikan tidak boleh turun, karena ini kelangsungan bangsa dan negara,” kata Prof Rudy.

Prof Rudy juga meminta kepada Telkomsel yang merupakan perusahaan negara bersama Pemkot Makassar untuk memberikan dukungan kepada peserta didik afirmasi atau berasal dari kurang mampu. Prof Rudy meminta, Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel fokus terhadap pembelajaran daring.

“Kalau rendah ekonominya, kebanyakan semangat sekolah pasti rendah. Apalagi situasi begini. Mereka pasti lebih membeli makanan dari pada kuota. Kewajiban kita saat ini supaya mereka tidak punya alasan tidak sekolah. Untuk itu CSR Telkomsel berfokus disini saja. Sehingga kita bisa gratiskan pembeli kuotanya,” katanya.

Sementara Account Manager Manajer Telkomsel Makassar, Sony Widjaya mengatakan, pihaknya berkomitmen dan bertanggung jawab untuk membantu Pemkot Makassar dalam penanganan Covid-19 di Kota Makassar. Salah satunya dengan memberikan paket kuota murah pendidikan sebesar Rp 4 ribu 1 GB. Sementara Rp 100 ribu 50 GB bagi tenaga pengajar.

“Jadi kami akab berikan kartu ke peseta didik yang dataya berasal dari Dinas Pendidikan Makassar. Meski murah, peserta didik tidak bisa mengakses sesukanya. Kita sudah kunci, mereka hanya bisa akses berkaitan dengan dunia pendidikan,” katanya.

Manajer Operasional PT Medialink Global Mandiri, Tirta Kusuma mengatakan, pihaknya menawarkan aplikasi platform untuk media pembelajaran online. Dimana nantinya, para tenaga pendidik dan peserta didik tidak lagi menggunakan internet.

“Selama ini pembalajaran daring medianya menggunakan Aplikasi Zoom. Itukan memakai kuota dan servernya di luar negeri. Nantinya kita simpan servernya di Makassar dan menggunakan jaringan Diskominfo. Jadi bisa lokal, tak perlu lagi internet,” pungkasnya. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com