Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto, saat menyampaikan Pidato Kerakyatan dalam rapat paripurna DPRD Kota Makassar, Jum'ay, 26 Pebruari 2021

MAKASSAR—Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, rencananya Jum’at, 05 Maret 2021 akan meluncurkan program inovasi sebagai solusi menyelesaikan Pandemi Covid 19 di kota Makassar yang diberi nama Makassar Recover.

“Hari Jumat, 5 Maret 2021, kami akan melaunching cara baru selamatkan rakyat Makassar dari Pandemi Covid-19 di kota Makassar, yang kami beri nama Makassar Recover,” unggah Danny melalui akun Facebook-nya, Rabu (03/03/2021).

Dalam kesempatan memberikan sambutan kerakyatan pertama kalinya usai dilantik beberapa hari sebelumnya di gedung DPRD Kota Makassar, Danny mengatakan, bahwa Makassar Recover merupakan upaya penanganan virus Covid-19 di Makassar.

“Makassar recovery, adalah kependekan dari smart intelegensi protocol against Covid-19 and service yang terjemahan adalah, protokol kedaruratan untuk melawan pandemi Covid-19 dan pelayan publik lainnya yang dikelola secara sombere dan smart city,” jelasnya, kala itu.

Kata recover, lanjut Danny mengandung arti pulih, sehat dan selamat, sehingga Makassar recover adalah Makassar pulih, Makassar sehat, dan Makassar selamat.

“Makassar recovery terdiri dari tiga program utama yakni imunitas kesehatan, adaptasi sosial dan pemulihan ekonomi,”beber Danny.

Oleh karena itu, Danny meminta dukungan semua pihak dalam menjalankan program ini agar sukses dan bermanfaat bagi banyak orang.

“Atas izin dan dukungan kita semua terkhusus dukungan seluruh fraksi. Izinkan kami meluncurkan inovasi ini kepada seluruh negeri pada tanggal 5 Maret 2021 di televisi lokal, televisi nasional dan media lainnya,” ucap Danny, di depan anggota DPRD Kota Makassar.
Lebih lanjut, dijelaskan Danny, seluruh warga Makassar akan ditracing melalui alat pendeteksi Covid-19 dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yaitu GeNose.

“Jadi Makassar Recover, tanggal 5 (Maret) kita akan launching. Satu bulan kemudian akan turun secara massif menskrining seluruh warga Makassar seratus persen,” tegas Danny.

Dalam program ini, Danny akan melibatkan banyak pihak antara lain 10.000 relawan, 5.000 paramedis,306 dokter, sekitar 300 managemen kelurahan, dan kecamatan, mereka nantinya secara serentak terjun langsung ke warga untuk melakukan pemeriksaan dengan system smart city.

Selain untuk penanganan Covid-19 melalui GeNose, kata Danny, Program ini juga diluncurkan sebagai upaya Pemkot di bawah nahkoda Danny dan Fatmawati Rusdi untuk adaptasi sosial dan pemulihan ekonomi.

“Semua warga dikasih barcode agar supaya hasil status kesehatan masuk di situ dan kita mengontrol status kesehatan bertingkat, mulai dari sehat, penyintas, OTG, ringan, sedang dan berat,” tegas Danny. (*/464Ys)