Lansia di Manggala Diimbau Ikut Divaksin Covid-19
Rapat Kordinasi Percepatan Pengendalian Covid-19 di tengah masyarakat Kecamatan Manggala, di Aula kantor camat Manggala, Makassar, Rabu (3/3/2021).

MAKASSAR—Warga Lanjut Usia (Lansia) yang berada di wilayah kecamatan Manggala diimbau untuk ikut vaksinasi Covid-19. Hal itu merupakan kesimpulan yang diambil dalam rapat Kordinasi Percepatan Pengendalian Covid-19 di tengah masyarakat Kecamatan Manggala, di Aula kantor camat Manggala, Makassar, Rabu (3/3/2021).

Rapat dipimpin Camat Manggala, Drs. Ansar Umar, MSi, didampingi Wakapolsek,  AKP Wahid dan Ketua FKLPM, Andi Pasamangi Wawo, dihadiri Sekcam, Yudistira E.Nugrah, S.STP, M.AP, Kanit Intel, Iptu Tatang, Koramil, para Lurah dan sejumlah Kepala Puskesmas.

Kepada Mediasulsel.com, melalui pesan WhatsApp, Ketua FKLPM Kecamatan Manggala Andi Pasamangi Wawo mengatakan, bahwa lansia Ibarat mesin tua yang perlu terus mendapatkan perawatan agar tetap berfungsi, sehingga guna mengantisipasi serangan  wabah virus Corona berkepanjangan ini, diimbau lansia ikut vaksinasi.

Terkait rencana vaksinasi tersebut, lanjut Pasamangi, lansia tersebut tidak akan langsung divaksin. Namun, sebelumnya terlebih dahulu akan dilakukan pemeriksaan dan sejumlah pertanyaan yang harus dijawab jujur khususnya penyakit yang pernah dan sedang dideritanya.

“Mereka para orang tua atau lansia yang usianya di atas 50 tahun tidak akan langsung divaksinasi, tetapi terlebih dahulu akan diperiksa dan diberikan pertanyaan terkait penyakitnya. Dan ini harus dijawab dengan jujur,” terang Andi Pasamangi.

Untuk memastikan hal itu, Camat Manggala, Ansar Umar berharap adanya data riel melalui yang akan dihimpun melalui para Ketua RT/ RW serta berharap adanya peranan Ketua LPM kelurahan sebagai tokoh masyarakat termasuk para kader Posyandu dalam memotivasi masyarakat.

Kepala Puskesmas Tamangapa, dr. Sri mengatakan, bahwa kebenaran data menjadi sangat penting, karena  permintaan vaksin ke Dinas Kesehatan Kota Makassar harus sesuai dengan data,  sebab tiap vaksin diperuntukan bagi 8 orang.

“Tiap vaksin itu untuk 8 orang, jadi tidak bisa dibuka kalau tidak cukup,” tukasnya.

Terkait tempat pelaksanaan vaksinasi untuk lansia, Sekretaris Camat Manggala, Yudistira mengusulkan agar bisa dilakukan dengan cara mengunjungi langsung di tempat dimana lansia tersebut berdomisili. Namun hal itu ditolak oleh beberapa  Kepala Puskesmas, karena kendala teknis dan administrasi.

“Tempatnya harus di Puskesmas, karena ada proses administrasi dan tehnis serta wawancara terhadap calon yang siap divaksinasi,” tutur sejumlah Kapuskesmas hampir bersamaan.

Sementara itu, sehubungan dengan beredarnya informasi di sejumlah media sosial maupun media mainstrem tentang tidak ada vaksinasi untuk kelompok umur 50 tahun ke atas, dijelaskan, bahwa lansia tetap diberikan vaksin khusus, termasuk orang yang pernah positif, akan divaksin setelah 6 bulan dinyatakan  negatif dari Covid-19. (464ys)