Plt Gubernur Apresiasi Langkah Cepat Dinsos Sulsel Membantu Pasien Kesulitan Biaya
informasi ini berawal dari status keluarga pasien yang mengabarkan kondisi Ibu Sariwati (30) yang sedang berada di ruang ICU dan tidak memiliki BPJS. Karena keterbatasan biaya, pemilik akun membuka donasi kepada Sariwati yang diketahui berasal dari Kampung Keppe, Kelurahan Data, Pinrang.

PINRANG—Setelah mendapat informasi dari media sosial terkait masyarakat yang kesulitan membayar biaya Rumah Sakit. Plt. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman langsung bergerak cepat dengan menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan untuk segera membantu.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Muhammad Ichsan Mustari mengatakan, telah melakukan kordinasi dengan pihak Rumah sakit Lasinrang Pinrang.

“Saat ini pasien dirawat di ICU untuk dilakukan pemantauan. Mengenai pembiayaannya ada SKTM yang di masukkan pasien. Tetap pihak rumah sakit akan memberikan kebijakan pembiayaan,” ungkapnya sesuai penjelasan Direktur Rumah Sakit Lasinrang, Pinrang, Rabu ( 24/3/2021).

Sementara itu, menurut Plt Kepala Dinas Sosial Sulsel Hasan Basri Ambarala, bahwa pasien telah digratiskan biaya rumah sakitnya termasuk segera dimasukkan ke peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Alhamdulillah, sudah digratiskan biaya rumah sakitnya. Melalui jaminan Persalinan. Selanjutnya akan di masukkan peserta PBI, KIS. Pak Kabid dan Sekdis sementara mengunjungi pasien tersebut,” ucapnya.

Andi Sudirman yang mendapatkan informasi ini, mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan Sulsel, Dinas Sosial Sulsel, Rumah Sakit Lasinrang Pinrang, dan seluruh instansi terkait yang telah bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mengapresiasi sinergitas dan kordinasi dari Dinkes Sulsel dan Dinsos sulsel maupun seluruh pihak yang terkait guna menolong masyarakat yang membutuhkan biaya pengobatan di Rumah Sakit Lasinrang,” pungkasnya.

Diketahui, informasi ini berawal dari status keluarga pasien yang mengabarkan kondisi Ibu Sariwati (30) yang sedang berada di ruang ICU dan tidak memiliki BPJS. Karena keterbatasan biaya, pemilik akun membuka donasi kepada Sariwati yang diketahui berasal dari Kampung Keppe, Kelurahan Data, Pinrang. (*)