Advertisement - Scroll ke atas
JenepontoKriminal

Pria Misterius Telepon Kades Ujung Bulu Catut Nama Kasat Narkoba Polres Jeneponto

2518
×

Pria Misterius Telepon Kades Ujung Bulu Catut Nama Kasat Narkoba Polres Jeneponto

Sebarkan artikel ini
AKP Syahrul, Kasat Narkoba Polres Jeneponto
Kasat Narkoba Polres Jeneponto, AKP Syahrul yang dicatut namanya oleh lelaki misterius. (Mediasulsel.com/Kaharuddin Kasim)

JENEPONTO—Pria misterius mencatut nama Kasat Narkoba Polres Jeneponto, AKP Syahrul melalui sambungan telepon seluler kepada Mansur, Kepala Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Dalam teleponnya, pelaku yang tak diketahui identitasnya itu sempat menyebutkan jika dirinya sebagai Kasat Narkoba Polres Jeneponto.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Pak Syahrul dari Polres Jeneponto,” demikian ucap pria tersebut, sebagaimana ditirukan Kades Ujung Bulu kepada wartawan, Kamis (28/4/2022) malam.

Menurutnya, pria tersebut berulang kali meminta nomor telepon kepala desa. Padahal, yang bersangkutan sedang berbicara lewat telepon dengan kepala Desa itu.

“Saya di narkoba, bisa dibantu nomornya pak Mansur?” pinta penelpon kepada Mansur.

Namun masih menurut Mansur, saat ditanya keperluannya meminta nomor telepon, yang bersangkutan tak bersedia menyebutkannya.

“Tidak ada, sedikit saya mau tanyakan beliau. Ada warga yang saya mau tanyakan sama beliau. Warga Ujung Bulu. Rahasia pak,” tiru Mansur.

Belakangan diketahui, rupanya pria itu ingin berkomunikasi karena salah satu kepala dusun di desa Ujung Bulu ditangkap polisi terkait kasus narkoba.

Ia menduga, pria itu ingin mengurus kasus yang menimpa aparatnya supaya segera bebas sambil meminta uang sebagai imbalannya.

“Kalau indikasi dia mau mengurus pak dusun yang terjerat narkoba. Pasti buntut-buntutnya minta uang. Dan pernah terjadi mencatut juga namanya pak Kapolres,” ungkapnya.

Menurutnya, konten-konten penipuan seperti ini sudah sering kali di temukan. Tetapi, penipuan ini diduga mengandung unsur politik yang sifatnya ingin menjatuhkan nama baik Desa Ujung Bulu.

“Nah ini seakan-akan mau dijadikan sebagai pegangan, saya sebagai pemerintah desa untuk diserang. Sehingga pihak-pihak tertentu, weh Ujung Bulu toh, ditangkap begini-begini,” terangnya lagi.

Banyak yang beranggapan, kata dia, bahwa Desa Ujung Bulu kebal hukum. Faktanya, sama sekali tidak. Pasalnya Mansur sangat merespon baik kinerja polisi dalam memberantas peredaran narkoba di wilayahnya.

“Yang perlu digaris bawahi Kalau orang mengatakan Desa Ujung Bulu selama ini kebal hukum, itu fakta bahwa sebagai aparat desa dalam hal ini kepala dusun itu tertangkap karena penyalahgunaan narkoba, artinya bisa disimpulkan bahwa tidak ada yang kebal hukum,” tuturnya.

Pria berambut gondrong ini mempersilahkan pihak kepolisian untuk memproses kasus ini sekalipun itu adalah aparat desanya.

“Silahkan melalui proses hukum kami sangat menghormati apa yang dijalankan kepolisian. Itu suatu mekanisme yang sudah ditentukan. Kesimpulan bahwa tidak ada yang kebal hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Jeneponto AKP Syahrul membantah jika dirinya sudah melakukan komunikasi bersama kepala desa.

“Tidak pernah menelpon pak Kades Ujung Bulu,” tegasnya via telepon.

Menurutnya, pria tak bertanggung jawab itu diduga sengaja ingin merusak nama baiknya.

Ia juga meminta kepada warga Desa Ujung bulu dan khusus warga Jeneponto agar tidak merespon jika ada nomor telepon masuk yang mengatasnamakan dirinya. (*)

error: Content is protected !!