PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Wamenaker Minta JARNAS.INDO Aktif Awasi Kebijakan Pemerintah • Bencana Belum Usai, Dana Telah Dikorupsi • Pergatsi Sulsel Raih Emas dan Perunggu di Kejurnas Gateball 2026, Bidik PON 2028 • Tim BKMF Sinapsis FIKK UNM Raih Dua Penghargaan Nasional Abdidaya Ormawa 2026 • Milad ke-60 KAHMI, Graha Hijau Hitam Disiapkan Jadi Laboratorium Pergerakan di Sulsel • Pengadaan Seragam Devile Porprov di Bone Disorot, Penyedia Disebut Tak Dipanggil Presentasi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Wamenaker Minta JARNAS.INDO Aktif Awasi Kebijakan Pemerintah • Bencana Belum Usai, Dana Telah Dikorupsi • Pergatsi Sulsel Raih Emas dan Perunggu di Kejurnas Gateball 2026, Bidik PON 2028 • Tim BKMF Sinapsis FIKK UNM Raih Dua Penghargaan Nasional Abdidaya Ormawa 2026 • Milad ke-60 KAHMI, Graha Hijau Hitam Disiapkan Jadi Laboratorium Pergerakan di Sulsel • Pengadaan Seragam Devile Porprov di Bone Disorot, Penyedia Disebut Tak Dipanggil Presentasi •
Peristiwa

Sebanyak 1.200 Penghuni Lapas Kabur Saat Gempa

429
×

Sebanyak 1.200 Penghuni Lapas Kabur Saat Gempa

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 1.200 Penghuni Lapas Kabur Saat Gempa
Warga menyaksikan kapal yang terdampar diterjang tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu, 30 September 2018.

PALU – Sekitar 1.200 narapidana melarikan diri dari berbagai rumah tahanan yang hancur akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, kata pejabat Kementerian Hukum dan HAM.

Kabur massal para napi tersebut terjadi setelah gempa hebat yang memicu tsunami dan meluluhlantakkan Kota Palu pada Jumat (28/9).

Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Sri Puguh Utami, mengatakan bahwa para narapidana kabur dari dua fasilitas rumah tahanan dihuni melebihi kapasitas masing-masing di Palu dan di Donggala, yang juga hancur terkena bencana.

“Mereka melarikan diri karena takut mereka akan terkena gempa. Ini sudah pasti masalah hidup dan mati bagi para narapidana,” kata Sri Puguh Utami seperti dikutip Mediasulsel.com dari kantor berita AFP, Senin (1/10/2018).

Rumah tahanan di Donggala terbakar dan semua 343 narapidana sekarang melarikan diri, kata Utami.

Sebagian besar narapidana dipenjara karena korupsi dan penggunaan narkoba, katanya.

Lima narapidana dihukum karena kejahatan terorisme sudah dipindahkan dari penjara beberapa hari sebelum bencana. [VOA/shar]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com