PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Pergatsi Sulsel Raih Emas dan Perunggu di Kejurnas Gateball 2026, Bidik PON 2028 • Tim BKMF Sinapsis FIKK UNM Raih Dua Penghargaan Nasional Abdidaya Ormawa 2026 • Milad ke-60 KAHMI, Graha Hijau Hitam Disiapkan Jadi Laboratorium Pergerakan di Sulsel • Pengadaan Seragam Devile Porprov di Bone Disorot, Penyedia Disebut Tak Dipanggil Presentasi • Cegah Tawuran dan Geng Motor Meresahkan, Polda Sulsel Bina 18 Remaja di SPN • 21 Tahun Mengabdi, Letting Pegasus 31050/2 Kembali Merajut Persaudaraan di Wajo • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Pergatsi Sulsel Raih Emas dan Perunggu di Kejurnas Gateball 2026, Bidik PON 2028 • Tim BKMF Sinapsis FIKK UNM Raih Dua Penghargaan Nasional Abdidaya Ormawa 2026 • Milad ke-60 KAHMI, Graha Hijau Hitam Disiapkan Jadi Laboratorium Pergerakan di Sulsel • Pengadaan Seragam Devile Porprov di Bone Disorot, Penyedia Disebut Tak Dipanggil Presentasi • Cegah Tawuran dan Geng Motor Meresahkan, Polda Sulsel Bina 18 Remaja di SPN • 21 Tahun Mengabdi, Letting Pegasus 31050/2 Kembali Merajut Persaudaraan di Wajo •
Olahraga

Pergatsi Sulsel Raih Emas dan Perunggu di Kejurnas Gateball 2026, Bidik PON 2028

8
×

Pergatsi Sulsel Raih Emas dan Perunggu di Kejurnas Gateball 2026, Bidik PON 2028

Sebarkan artikel ini
Tim Pergatsi Sulsel
Tim Gateball Sulsel nomor beregu campuran yang berhasil meraih medali emas dalam Kejurnas Gateball 2026, di Lapangan RS Olahraga Nasional (RSON), Cibubur, Jakarta, pada 19–24 Oktober 2026. (insert) Ketua Pengprov Pergatsi Sulsel, Ir. H. Hasbi Syamsu Ali, M.M.

JAKARTA – Pengurus Provinsi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Sulsel mulai mematangkan persiapan atlet menuju Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028. Raihan satu medali emas dan satu perunggu pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball XIII Tahun 2026 menjadi modal sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan daya saing atlet.

Dalam kejuaraan yang berlangsung di Lapangan RS Olahraga Nasional (RSON), Cibubur, Jakarta, pada 19–24 Oktober 2026, kontingen Sulsel meraih medali emas dari nomor beregu campuran dan perunggu pada nomor tunggal putra.

Kejurnas Gateball XIII diikuti 747 atlet dari 28 provinsi. Ajang tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, pada Selasa (20/10/2026).

Ketua Pengprov Pergatsi Sulsel, Ir. H. Hasbi Syamsu Ali, M.M., mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh jajaran pengurus. Namun, ia menegaskan, hasil kejuaraan ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi pembinaan yang telah berjalan.

“Alhamdulillah, ini hasil kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh pengurus. Kami bersyukur Sulsel bisa membawa pulang medali emas dan perunggu dari kejuaraan sebesar ini. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung,” ujar Hasbi dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).

Menurut Hasbi, keberhasilan meraih emas pada nomor beregu campuran tidak lepas dari kekompakan, ketepatan strategi, konsentrasi, serta komunikasi antarpemain selama pertandingan.

“Gateball itu olahraga tim. Emas di beregu campuran lahir dari kekompakan, strategi yang tepat, dan komunikasi yang baik antarpemain di lapangan. Itu yang kami banggakan dari anak-anak kita,” katanya.

Sementara itu, medali perunggu pada nomor tunggal putra menunjukkan potensi atlet Sulsel yang masih dapat dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan.

“Perunggu di tunggal putra juga capaian yang patut dihargai. Ini bukti atlet kita punya bekal untuk naik level, asal pembinaannya terus diperkuat,” ujarnya.

Pada Kejurnas Gateball XIII, Sulsel turun di tujuh nomor pertandingan, yakni tunggal putra, tunggal putri, double campuran, triple campuran, beregu campuran, triple putra, dan beregu putra.

Dari tujuh nomor tersebut, Sulsel berhasil mengamankan dua medali. Hasil pada nomor yang belum menghasilkan medali akan menjadi bahan evaluasi untuk mengidentifikasi kekurangan dan menentukan aspek pembinaan yang perlu diperbaiki.

“Kejurnas ini ajang pembuktian pembinaan yang kita lakukan. Medali yang kita dapat jadi motivasi, sementara nomor yang belum berhasil kita jadikan bahan evaluasi. Kita akan perkuat latihan dan kesiapan atlet,” tutur Hasbi.

PERGATI SULSEL
Penyerahan medali pada para pemenang Kejurnas Gateball, di Lapangan RS Olahraga Nasional (RSON), Cibubur, Jakarta, Sabtu (24/10/2026)

Bidik Babak Kualifikasi PON 2028

Usai Kejurnas Gateball XIII, Pergatsi Sulsel mengarahkan perhatian pada persiapan menghadapi Babak Kualifikasi PON XXII/2028 yang dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hasbi menegaskan, raihan medali di Cibubur bukanlah tujuan akhir. Hasil tersebut harus menjadi pemacu bagi atlet dan pelatih untuk meningkatkan kualitas latihan serta mematangkan strategi menghadapi persaingan berikutnya.

“Capaian di Kejurnas ini bukan garis akhir, melainkan modal untuk melangkah ke Babak Kualifikasi PON. Kami ingin atlet Sulsel datang dengan persiapan yang matang,” katanya.

Pergatsi Sulsel berharap evaluasi hasil pertandingan dapat menjadi dasar penyusunan program latihan yang lebih terarah. Konsistensi pembinaan juga dinilai penting agar kemampuan atlet terus berkembang dan mampu bersaing dengan daerah lain.

Di sisi lain, Hasbi ingin gateball semakin dikenal dan diminati masyarakat Sulawesi Selatan. Menurutnya, olahraga ini tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mengajarkan sportivitas, disiplin, dan kebersamaan.

“Kami ingin gateball semakin dikenal dan diminati masyarakat Sulsel. Olahraga ini mengajarkan sportivitas, disiplin, dan kebersamaan, dan itu nilai yang baik bagi generasi muda,” ujarnya.

Raihan satu emas dan satu perunggu di Kejurnas Gateball XIII menjadi pijakan bagi Pergatsi Sulsel untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan kesiapan atlet.

Dengan evaluasi yang terarah dan persiapan yang lebih matang, Sulawesi Selatan berharap mampu tampil lebih kompetitif pada Babak Kualifikasi PON XXII/2028. (Cr/Ag4ys)

Citizen Reporter: Asri Tadda

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com