Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Sekretaris Badan Kesbangpol Makassar Ingatkan Maba UMI Tak Terjerumus Narkoba

2305
×

Sekretaris Badan Kesbangpol Makassar Ingatkan Maba UMI Tak Terjerumus Narkoba

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Badan Kesbangpol Makassar Ingatkan Maba UMI Tak Terjerumus Narkoba
Sekretaris Badan kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, Dr. Hari mengingatkan mahasiswa baru (Maba) Pesantren Kilat Universitas Muslim Indonesia (UMI) angkatan V terkait narkoba di lingkungan kampus.

MAKASSAR—Sekretaris Badan kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, Dr. Hari mengingatkan mahasiswa baru (Maba) Pesantren Kilat Universitas Muslim Indonesia (UMI) angkatan V terkait narkoba di lingkungan kampus.

Hal itu disampaikan Dr. Hari, saat bertindak sebagai narasumber dalam Pekan Pesantren Kilat Mahasiswa Baru, Universitas Muslim Indonesia Tahun Akademik 2023/2024 di Masjid Umar Bin Khatab UMI, Selasa (15/8/2023).

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Mantan mahasiswa pascasarjana UMI itu, mengatakan pesantren kilat yang dikembangkan UMI ini, harusnya menjadi modal bagi mahasiswa baru untuk mengembangkan pengetahuannya dan menjadikan motivasi bagi Maba kedepannya.

“Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional dalam Pencegahan Narkoba. Bagian tugas dan fungsi dari Kesbangpol. Pesantren ini dapat membantu kita menguatkan agama. Saya kira kalau agamanya sudah kuat, maka imannya dan kemauan atau motivasi yang kuat maka kita bisa lebih berhasil,” ujar Hari.

Menurutnya, pesantren kilat yang dikembangkan UMI, bisa memperbaiki perilaku dan kepribadian para Maba untuk lebih baik.

“Takala kita sudah punya karakter yang kuat iman yang mantap maka kita akan membangun prinsip bahwa kita akan menjadi orang yang kuat dan sukses,” tuturnya.

Perihal Narkoba dilingkup perguruan tinggi, Hari menekankan Maba UMI tak coba-coba menyentuh atau menggunakan barang haram itu.

“Penerima estafet pemerintahan ke depan harus menghitamkan diri jangan sampai terlena terjerumus dalam pergaulan yang menghancurkan masa depan dan keluarga,” pungkas Dr. Hari. (*/4dv)

error: Content is protected !!