Advertisement - Scroll ke atas
Nasional

Sulsel Raih Penghargaan Nasional Daerah Peduli Ketahanan Pangan 2025

847
×

Sulsel Raih Penghargaan Nasional Daerah Peduli Ketahanan Pangan 2025

Sebarkan artikel ini
Sulsel Raih Penghargaan Nasional Daerah Peduli Ketahanan Pangan 2025
Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Pada ajang Harmoni Indonesia 14th yang digelar Kompas TV di Jakarta, Kamis (11/9/2025) malam, Sulsel dianugerahi penghargaan sebagai Daerah Peduli Ketahanan Pangan.

JAKARTA—Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Pada ajang Harmoni Indonesia 14th yang digelar Kompas TV di Jakarta, Kamis (11/9/2025) malam, Sulsel dianugerahi penghargaan sebagai Daerah Peduli Ketahanan Pangan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan, kepada Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Apresiasi ini diberikan atas kontribusi nyata Sulsel dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah milik seluruh petani Sulsel. Terima kasih atas dukungan Kementerian Pertanian, jajaran Pemprov, TNI/Polri, Bulog, pemerintah kabupaten/kota, serta para penyuluh yang bekerja di lapangan hingga capaian ini terwujud,” kata Andi Sudirman.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat peran Sulsel sebagai lumbung pangan nasional. “Ini sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo melalui Asta Cita Swasembada Pangan,” jelasnya.

Selain Sulsel, penghargaan serupa juga diraih Provinsi Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan.

Sebagai lumbung pangan nasional, Sulsel dikenal dengan produksi padi, jagung, hingga perikanan yang melimpah. Data Dinas Ketahanan Pangan Sulsel mencatat, pasokan pangan dari provinsi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga menyuplai ke berbagai daerah di Kawasan Timur Indonesia.

Pemprov Sulsel juga diapresiasi karena menghadirkan program inovatif, seperti digitalisasi distribusi pangan, penguatan cadangan pangan desa, hingga penerapan pertanian berbasis teknologi ramah lingkungan. (Y5l/Ag4ys)

error: Content is protected !!