Advertisement - Scroll ke atas
Pariwisata

Tangis Duka Warnai Rumah Bocah 3 Tahun yang Meninggal Terseret Arus Selokan

898
×

Tangis Duka Warnai Rumah Bocah 3 Tahun yang Meninggal Terseret Arus Selokan

Sebarkan artikel ini
Tangis Duka Warnai Rumah Bocah 3 Tahun yang Meninggal Terseret Arus Selokan
Suasana haru menyelimuti rumah duka Muhammad Nur Rahmat (3), bocah laki-laki yang meninggal dunia akibat terseret arus selokan di Jalan Kapasa Baru, Kelurahan Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muhammad Yusuf, S.Sos, MM, turut melayat dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban pada Senin (16/12/2024). (Foto: Humas Polsek Tamalanrea)

MAKASSAR—Suasana haru menyelimuti rumah duka Muhammad Nur Rahmat (3), bocah laki-laki yang meninggal dunia akibat terseret arus selokan di Jalan Kapasa Baru, Kelurahan Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muhammad Yusuf, S.Sos, MM, turut melayat dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban pada Senin (16/12/2024).

“Kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga almarhum diberi kekuatan, ketabahan, dan kesabaran menghadapi musibah ini,” ucap Kompol Yusuf kepada orang tua almarhum.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Duka mendalam menyelimuti keluarga kecil ini setelah Muhammad Nur Rahmat ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam gorong-gorong saluran air, tidak jauh dari rumahnya.

Peristiwa nahas ini terjadi saat korban bermain air hujan bersama kakaknya. Namun, korban diduga terjatuh dan terbawa derasnya arus selokan. Pencarian yang melibatkan personel Polsek Tamalanrea bersama warga sekitar akhirnya menemukan korban pada pukul 16.40 WITA.

Kompol Muhammad Yusuf juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya menghadapi cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar beberapa hari terakhir. Hujan deras kerap menyebabkan banjir dan genangan air yang dapat berisiko bagi keselamatan.

“Kami mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati, terutama mengawasi anak-anak saat bermain di sekitar genangan air. Jangan biarkan mereka bermain di dekat selokan atau saluran air karena risikonya sangat besar. Jika melihat anak-anak bermain di tempat seperti itu, segera tegur dan arahkan untuk berhenti,” tegasnya.

Kapolsek juga menyarankan masyarakat untuk waspada terhadap potensi banjir, menghindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar, dan lebih memperhatikan kondisi lingkungan di musim hujan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan keselamatan anak-anak, terutama di tengah cuaca buruk. Musibah seperti ini diharapkan tidak terulang kembali. (*)

Tangis Duka Warnai Rumah Bocah 3 Tahun yang Meninggal Terseret Arus Selokan
Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muhammad Yusuf, S.Sos, MM, turut melayat dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban pada Senin (16/12/2024). (Foto: Humas Polsek Tamalanrea)
error: Content is protected !!