MAKASSAR – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Sulsel dalam mewujudkan Kabupaten atau kota Layak anak (KLA) di Sulsel terus dilakukan. Terbukti saat ini, ada 14 kabupaten dan kota yang masuk penilaian KLA.
Kepala Dinas DPPPA Sulsel, Drs Askari MSi mengatakan, Pemprov Sulsel akan terus mendedikasikan diri sebagai Kabupaten atau kota layak anak. dan pada tahun ini ada 14 kabupaten dan kota yang masuk penilaian KLA.
“Kemarin telah dilakukan pertemuan dalam rangka verifikasi KLA. Mulai dari verifikasi mandiri dan administrasi. Hari ini dilakukan verifikasi lapangan untuk mencocokkan administrasi yang telah dimasukkan kedalam sistem berdasarkan 24 indikator,” kata Askari saat ditemui dikantornya (18/6/2019).
“Tim dari kementerian pemberdayaan perempuan dan perlidungan anak bersama tim independen melihat kelengkapan serta kondisi langsung dilapangan. Kemudian di finalisasi dalam menentukan penghargaan KLA,” pungkasnya.
Kabupaten dan kota di sulsel yang masuk penilaian KLA yaitu, Palopo, Makassar, Takalar, Sinjai, Sidrap, Bulukumba, Maros, Parepare, Bone, Soppeng, Bantaeng, Sinjai, Luwu Utara dan Gowa.
Askari menjelaskan, penghargaan KLA terdiri dari beberapa kategori mulai dari KLA Pratama, Madya, Nindia serta yang paling tertinggi kategori utama.
“Kita harap bersama agar 14 kabupaten dan Kota di sulsel bisa mendapatkan penghargaan KLA kategori tertinggi, minimal semakin meningkat dari tahun sebelumnya,” jelas Askari. (*)













