MAKASSAR – Memperingati Milad ke-20 tahun, Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin menyelenggaran festival yang dinamakan “Sesamata Fest” berasal dari kata Samata, yaitu lokasi kampus UIN Alauddin itu sendiri dan kata sesama,

Selain itu kegiatan bertajuk “the sauros” juga digelar penganugerahan bagi para penggiat literasi di wilayah Sulawesi Selatan atas dedikasinya dalam berliterat.

Koordinator acara, Ana Tasya mengyebutkan, pada malam puncak akan menampilkan banyak pertunjukan, diantaranya, tarian empat etnis yang merupakan contoh literasi budaya yang ada di Suawesi Selatan yang berlangsung pada tanggal 19 September 2019 turut diselenggarakan

“Sebelumnya dalam rangkaian acara ini pula, turut diadakan seminar nasional perpustakaan berbasis inklusi sosial. Dilanjut dengan kegiatan bedah buku, lapak buku, pasar buku, dan zakat buku,” ucap Ana.

“Festival ini juga termasuk festival yang sangat menarik karena mencakup banyak aspek diantaranya terdapat sesamata bermusik, sesamata berpuisi, sesamata menari, dan diskusi literasi budaya, yang tentu saja sangat sayang untuk dilewatkan,” tutur Ana Tasya.

Selama acara ini berlangsung terdapat perpustakaan keliling di sekitar area festival bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel.

“Acara ini juga telah melalui serangkaian persiapan panjang yang cukup matang selama empat bulan terakhir, dimana milad Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar sebenarnya akan diselenggaran pada 5 Mei 2019. Namun penyelenggara berinisiatif mengadakan acara ini bertepatan dengan Hari Aksara Nasional,” pungkas Ana. (*)

Citizen Reporter: Salsabila
Makassar, Sulsel