MAKASSAR—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Sulawesi Selatan selama sepekan ke depan didominasi hujan ringan hingga hujan disertai petir. Sejumlah wilayah juga berpotensi mengalami udara kabur dan kabut, terutama pada pagi dan malam hari.
BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada aktivitas harian, termasuk transportasi darat, laut, dan udara.
Wilayah pesisir dan kepulauan seperti Kepulauan Selayar diperkirakan mengalami cuaca berawan dengan potensi hujan ringan pada beberapa hari. Suhu udara berkisar antara 26 hingga 29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan cukup tinggi.
Di kawasan selatan Sulawesi Selatan, meliputi Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, dan Takalar, hujan ringan diprakirakan terjadi hampir merata sepanjang pekan. Khusus Bantaeng, hujan ringan diprediksi turun hampir setiap hari, disertai udara lembap dan jarak pandang yang dapat berkurang pada waktu tertentu.
Sementara itu, wilayah Gowa, Sinjai, Maros, dan Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) juga berpotensi diguyur hujan ringan. Di beberapa hari, Gowa dan Maros diprakirakan mengalami kondisi udara kabur yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Untuk wilayah tengah dan utara Sulsel seperti Bone, Barru, Soppeng, Wajo, Sidenreng Rappang, dan Pinrang, BMKG mencatat adanya potensi hujan petir. Bone dan Wajo bahkan diprediksi mengalami hujan disertai petir pada hari-hari tertentu, sehingga masyarakat diimbau mewaspadai kemungkinan genangan air dan gangguan kelistrikan.
Daerah pegunungan seperti Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Utara, dan Luwu Timur menjadi wilayah yang perlu perhatian khusus. Hujan ringan hingga hujan petir diprakirakan terjadi hampir sepanjang pekan dengan suhu udara relatif sejuk, berkisar antara 15 hingga 26 derajat Celsius. Kabut juga berpotensi muncul di pagi hari, terutama di wilayah Toraja dan Luwu Utara.
Di wilayah Luwu dan Kota Palopo, hujan ringan diprediksi turun secara merata, dengan potensi hujan petir pada pertengahan pekan. Kondisi ini dapat berdampak pada aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan.
Sementara untuk wilayah perkotaan, Kota Makassar diprakirakan didominasi cuaca berawan dengan potensi hujan ringan di awal pekan. Suhu udara berada pada kisaran 24 hingga 29 derajat Celsius dengan kelembapan di atas 75 persen. Kondisi serupa juga terjadi di Kota Parepare, yang pada beberapa hari diprakirakan mengalami udara kabur.
BMKG mengimbau masyarakat Sulawesi Selatan tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, petir, angin kencang, serta kabut yang dapat mengganggu jarak pandang. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan bersiaga untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem selama sepekan ke depan. (Ag4ys)


















