MAKASSAR—BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Paotere Makassar mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang tinggi dan cuaca berisiko di wilayah Sulawesi Selatan yang berlaku hingga 10 Desember 2025. Peningkatan kecepatan angin dan potensi hujan lebat diperkirakan dapat memicu bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah pesisir dan daerah berbukit.
BMKG melaporkan pola angin di perairan Sulsel bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 8–20 knot. Kecepatan tertinggi terpantau di Perairan Pinrang, Barru, Pangkep, Makassar, Bulukumba dan Selayar.
Kondisi ini memicu peluang gelombang setinggi 1,25–2,5 meter dan berisiko bagi pelayaran, khususnya perahu nelayan dan kapal tongkang yang rentan terhadap angin kencang dan gelombang tinggi. Peringatan tersebut diteken Prakirawan BMKG Fachruddin Lubis pada Sabtu (6/12/2025).
Selain gelombang tinggi, BMKG juga memprediksi cuaca berisiko pada 7–9 Desember 2025. Peningkatan awan hujan dan kondisi atmosfer lembap dapat memicu hujan lebat disertai potensi longsor di wilayah yang memiliki kontur perbukitan.
Sejumlah daerah seperti Luwu, Palopo, Gowa, Maros, Tana Toraja dan Toraja Utara termasuk dalam kawasan yang perlu meningkatkan kewaspadaan.
BMKG mencatat suhu udara berada pada kisaran 18–32°C dengan tingkat kelembapan sangat tinggi, mencapai 75–100 persen. Angin umumnya bertiup dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 8–30 km/jam.
Kondisi ini menguatkan potensi pembentukan awan hujan meski belum menunjukkan indikasi cuaca ekstrem secara luas.
Meskipun status peringatan dini dinyatakan nihil, BMKG tetap meminta masyarakat waspada terhadap hujan sedang yang dapat menimbulkan genangan, menurunkan jarak pandang, dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Pengendara diimbau mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman saat melintas di wilayah yang diguyur hujan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca harian dan mengambil langkah antisipasi terhadap potensi dampak lanjutan. (Ag4ys)


















