PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih Menganggur
Makassar

BMKG Keluarkan Peringatan Dini! Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah di Sulsel Sore Ini

158
×

BMKG Keluarkan Peringatan Dini! Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah di Sulsel Sore Ini

Sebarkan artikel ini
prakiraan cuaca
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, Sabtu (9/5/2026) sore. (Ilustrasi)

MAKASSAR – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, Sabtu (9/5/2026) sore.

Dalam laporan yang dirilis pada pukul 14.15 WITA, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi mulai pukul 14.45 WITA. Kondisi cuaca tersebut juga dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Wilayah yang diperkirakan terdampak pada fase awal meliputi Kabupaten Takalar tepatnya di Kecamatan Polombangkeng Utara. Sementara di Kabupaten Gowa berpotensi terjadi di wilayah Bontomarannu, Somba Opu, Bungaya, Pattallassang, dan Bontolempangang.

Selain itu, hujan lebat juga diperkirakan mengguyur Kecamatan Lamuru di Kabupaten Bone, Kecamatan Segeri di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, serta Kecamatan Barru di Kabupaten Barru.

BMKG juga memperingatkan potensi perluasan cuaca ekstrem ke sejumlah wilayah lainnya. Di Kabupaten Takalar, hujan diprediksi meluas ke Polombangkeng Selatan. Sedangkan di Kabupaten Gowa berpotensi meluas ke Bajeng, Tompobulu, Parangloe, Pallangga, Biringbulu, Manuju, dan Parigi.

Untuk wilayah Kabupaten Bone, potensi hujan meluas ke Lappariaja, Tellulimpoe, dan Bengo. Sementara di Kabupaten Pangkep diperkirakan terjadi di Bungoro, Labakkang, Marang, dan Mandalle.

BMKG juga mencatat potensi hujan lebat di Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, serta wilayah Nuha dan Towuti di Kabupaten Luwu Timur. Adapun di Kota Makassar, cuaca ekstrem diperkirakan dapat terjadi di Kecamatan Manggala.

Kondisi cuaca tersebut diprediksi masih akan berlangsung hingga pukul 16.45 WITA. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas akibat hujan deras dan angin kencang.

Prakirawan BMKG Sulawesi Selatan menyebut kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 16.45 WITA.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas akibat hujan deras dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com