Advertisement - Scroll ke atas
Jawa Barat

Yayasan As-Salam Tenjo Bekali Guru Public Speaking untuk Perkuat Profesionalisme

290
×

Yayasan As-Salam Tenjo Bekali Guru Public Speaking untuk Perkuat Profesionalisme

Sebarkan artikel ini
Yayasan As-Salam Tenjo Bekali Guru Public Speaking untuk Perkuat Profesionalisme
Yayasan As-Salam Terpadu Tenjo (YATT) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikannya. Terbaru, yayasan menggelar pelatihan public speaking bagi guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari rangkaian Workshop Manajemen Madrasah Berbasis Digital, Selasa (23/12/2025).

CIAWI—Yayasan As-Salam Terpadu Tenjo (YATT) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikannya. Terbaru, yayasan menggelar pelatihan public speaking bagi guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari rangkaian Workshop Manajemen Madrasah Berbasis Digital, Selasa (23/12/2025).

Pelatihan ini menghadirkan Hj. Elvi Hudhriyah, M.A., presenter berpengalaman yang pernah berkiprah di sejumlah stasiun televisi nasional, seperti TVRI, TPI, ANTV, dan SCTV. Sebanyak 32 peserta yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan RA, MI, dan MTs As-Salam Tenjo mengikuti kegiatan tersebut.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Pelatihan difokuskan pada penguatan keterampilan komunikasi efektif, baik dalam proses pembelajaran di kelas maupun saat berbicara di forum publik. Hj. Elvi menegaskan, kemampuan berbicara di depan umum merupakan bagian penting dari profesionalisme seorang pendidik.

“Public speaking adalah komunikasi lisan yang bertujuan mempengaruhi, mengajar, mendidik, dan menyampaikan informasi secara efektif kepada audiens,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rasa gugup saat berbicara di depan umum umumnya disebabkan oleh dua hal utama, yakni kurangnya kebiasaan dan penguasaan materi. Menurutnya, kedua faktor tersebut dapat diatasi dengan latihan dan memperkaya wawasan.

“Jika terbiasa berlatih dan menguasai materi, rasa gugup akan hilang dengan sendirinya,” kata Hj. Elvi.

Selain itu, peserta juga dibekali materi teknis, mulai dari pengaturan pernapasan, intonasi suara, artikulasi, hingga penggunaan gestur yang tepat.
Hj. Elvi menekankan pentingnya memahami psikologi audiens agar pesan yang disampaikan dapat diterima secara maksimal.

“Berbicara bukan sekadar menyampaikan kata, tetapi juga mengelola suara, bahasa tubuh, dan emosi agar pesan membekas,” tegasnya.

Pelatihan public speaking ini melengkapi agenda workshop sebelumnya yang berfokus pada penguatan manajemen madrasah berbasis digital. Jika digitalisasi memperkuat sistem dan tata kelola, maka kemampuan komunikasi memperkuat peran guru sebagai ujung tombak pendidikan.

Pihak yayasan berharap, melalui penguatan manajemen digital yang dibarengi keterampilan komunikasi, para guru As-Salam Tenjo dapat tampil lebih percaya diri, komunikatif, dan profesional, baik di ruang kelas, forum akademik, maupun di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen As-Salam Tenjo dalam membangun madrasah yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada mutu pendidikan berkelanjutan. (Cr/Ag4ys)


Citizen Reporter: Muh. Aras Prabowo

Artikel ini ditulis oleh Citizen Reporter. Isi dan gaya penulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi hanya melakukan penyuntingan seperlunya tanpa mengubah substansi.

error: Content is protected !!