PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
Makassar

22.000 Bunga Disebar di Lokasi F8 Makassar

511
×

22.000 Bunga Disebar di Lokasi F8 Makassar

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar Sri Sulsilawati menebar 22 ribu bunga di Makassar International Eight Festival and Forum atau F8.

Bunga ini adalah bunga hibrid yang cocok dengan iklim panas Kota Makassar. “Sehingga bisa ditanam di lorong-lorong,” kata Sri di Anjungan Pantai Losari, Rabu (6/9/2017).

Menurut Sri, bunga yang ditampilkan dan menghiasi lokasi F8 terdiri dari 10 jenis. “Salah satunya bunga matahari,” katanya.

Bunga ini dibudidayakan khusus oleh Dinas Ketahanan Pangan. Sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di setiap lorong. “Jika ada yang berminat menanam, kami bisa bantu berikan pelatihan,” kata Sri.

Sri mengaku sudah memiliki 151 penyuluh. Tersebar di setiap kelurahan di Makassar. Masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini belajar menanam bunga.

“Semua bunga ini punya nilai ekonomis tinggi. Kalau berhasil bisa dijual,” katanya.

Potensi bunga di Makassar, kata Sri, sangat menjanjikan. Karena setiap ada kegiatan masyarakat, bunga selalu dicari sebagai pemanis lokasi.

“Kesempatan ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya di lorong,” ujarnya.

Selama ini, pemerintah atau perusahaan swasta selalu memesan tanaman dan bunga dari luar Kota Makassar.

“Dengan adanya lahan kita, semua kebutuhan bunga kita suplai sendiri. Kalau perlu kita ekspor,” kata Sri menambahkan.

Dengan banyaknya tanaman yang dipertontonkan di F8, Sri berharap masyarakat tertarik menjadikan bunga sebagai bisnis baru di Makassar.

Tidak hanya bunga, F8 juga menampilkan beragam tanaman hias yang menyejukkan mata. “Juga menghilangkankan stres, ayo ajak teman dan keluarga ke F8,” kunci Sri. (alv/shar)

22.000 Bunga Disebar di Lokasi F8 Makassar

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com