PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli • Husniah Tersangka, Wakil Bupati Gowa Berpeluang Ambil Alih Pemerintahan • 45 Tahun BKMT, Syifa Fauzia Lanjutkan Estafet Tutty Alawiyah • 94 Nyawa Melayang Pasca-Gempa NTT, Menagih Kehadiran Negara di Masa Krisis • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli • Husniah Tersangka, Wakil Bupati Gowa Berpeluang Ambil Alih Pemerintahan • 45 Tahun BKMT, Syifa Fauzia Lanjutkan Estafet Tutty Alawiyah • 94 Nyawa Melayang Pasca-Gempa NTT, Menagih Kehadiran Negara di Masa Krisis • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi •
Pendidikan

7 dari 10 Pengguna Zenius Lolos UTBK Tahun Ini

1513
×

7 dari 10 Pengguna Zenius Lolos UTBK Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
7 dari 10 Pengguna Zenius Lolos UTBK Tahun Ini
Dari total pengguna yang lolos UTBK tahun ini, sebanyak 40% pengguna diterima di pilihan universitas pertama, sementara sebanyak 26% pengguna diterima pada pilihan universitas kedua

JAKARTA—Pengumuman Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (UTBK SBMPTN) sudah dilakukan pada 14 Juni lalu. Di tahun ini, ada lebih dari 700.000 peserta yang mendaftar untuk UTBK. Dari angka tersebut, sebanyak 184.942 peserta dinyatakan lolos dan akan memulai studi di perguruan tinggi impian mereka.

Sementara itu, berdasarkan survei yang dilakukan oleh platform edukasi teknologi, Zenius, sebanyak 66% pengguna menyatakan lolos UTBK tahun ini. Jumlah tersebut naik 15% dari tahun lalu yaitu sebesar 51%. Survei tersebut dilakukan Zenius terhadap lebih dari 2.500 penggunanya, dengan margin of error sebesar 2%.

7 dari 10 Pengguna Zenius Lolos UTBK Tahun Ini
Founder dan Chief Education Officer Zenius, Sabda PS, menyampaikan bahwa UTBK adalah sebuah ujian keterampilan berpikir dan penguasaan konsep, sehingga penting bagi siswa untuk dapat menguasai pemahaman konsep dan berpikir secara ilmiah dan sistematis.

Founder dan Chief Education Officer Zenius Sabda PS mengatakan, dari total pengguna yang lolos UTBK tahun ini, sebanyak 40% diterima di pilihan universitas pertama, sementara sebanyak 26% pengguna diterima pada pilihan universitas kedua.

“Tujuh dari sepuluh pengguna kami lolos UTBK tahun ini. Ini merupakan sebuah hal yang membanggakan, mengingat siswa-siswa tersebut merupakan lulusan UTBK yang belajar dengan metode PJJ selama satu tahun ajaran penuh. Siswa yang ikut UTBK di tahun ajaran sebelumnya masih merasakan sekolah tatap muka, meski harus terpotong karena pandemi,” jelasnya.

Di survey terpisah, Zenius juga menanyakan keterampilan yang siswa dapatkan setelah belajar menggunakan aplikasi Zenius. Dari survey yang dilakukan oleh 1.700 pengguna tersebut, lebih dari 76% pengguna setuju jika Zenius membantu mereka untuk mencari akar masalah dan melihat gambaran besar dari sebuah hal, 75% setuju jika Zenius mengajarkan mereka untuk berpikir secara matematis dan ilmiah, dan 70% setuju Zenius membantu mereka untuk menganalisis sebuah argumen.

Beberapa pengguna juga mengungkapkan testimoni positif melalui survei tersebut. Seperti yang dikemukakan oleh salah satu pengguna, yaitu Enggar Pangestu dari SMA Negeri 1 Salatiga.

Ia mengatakan, “Zenius bukan hanya mengajarkan saya untuk sekadar lulus ujian. Lebih dari itu, Zenius berhasil merombak pola pikir saya untuk memandang berbagai bidang ilmu sebagai sesuatu yang saling terkoneksi. Selain itu, penguatan dasar-dasar logika yang diajarkan sangat membantu saya untuk berpikir secara sistematis.”

“UTBK merupakan ujian keterampilan berpikir dan penguasaan konsep, sehingga penting bagi siswa untuk melatih pemahaman konsep mereka dan berpikir secara ilmiah dan sistematis, daripada hanya sekadar hafalan”

7 dari 10 Pengguna Zenius Lolos UTBK Tahun Ini
Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Zenius kepada 2.500 lebih penggunanya dengan margin of error sebesar 2%, tercatat sebanyak 66% pengguna Zenius menyatakan lolos UTBK tahun ini.

Untuk bisa lolos UTBK, siswa harus menikmati proses belajar dan harus memahami apa yang mereka pelajari. Sejak awal, Zenius selalu berupaya untuk mengembangkan materi pembelajaran yang dapat memicu kecintaan belajar dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui teknologi yang dimiliki.

“Ke depan, kami akan terus memanfaatkan teknologi dan inovasi kami untuk membantu Indonesia dalam menjadikan siswa menjadi individu yang cerah, cerdas, dan asik,” tutup Sabda. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com