PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 Miliar
PendidikanSulsel

Fatmawati Rusdi Apresiasi Program Digitalisasi Sekolah di Sulsel

2038
×

Fatmawati Rusdi Apresiasi Program Digitalisasi Sekolah di Sulsel

Sebarkan artikel ini
Fatmawati Rusdi Apresiasi Program Digitalisasi Sekolah di Sulsel
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mengapresiasi peluncuran program Collaborative Digital Class (CDC) 2025 bertajuk 1 Sekolah 1 Programmer Andalan. Program yang digagas Dinas Pendidikan Sulsel ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan talenta teknologi siswa tanpa menggunakan anggaran APBD.

MAKASSAR—Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mengapresiasi peluncuran program Collaborative Digital Class (CDC) 2025 bertajuk 1 Sekolah 1 Programmer Andalan. Program yang digagas Dinas Pendidikan Sulsel ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan talenta teknologi siswa tanpa menggunakan anggaran APBD.

Program ini menjadi langkah inovatif dalam membangun ekosistem digital di sekolah-sekolah Sulsel melalui pendekatan kolaboratif pentahelix. Ribuan peserta didik dan tenaga pendidik turut serta dalam berbagai pelatihan, mulai dari literasi digital hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Sebanyak 3.447 siswa mengikuti Literasi Digital Bijak Bermedia Sosial, sementara 35 siswa lainnya mendapat pelatihan Basic Cyber Security dan Robotik. Untuk guru dan tenaga kependidikan, tersedia pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan bagi 730 peserta, serta pelatihan visualisasi data dan produksi video masing-masing untuk 30 peserta.

Dalam sambutannya di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (20/3/2025), Fatmawati menekankan pentingnya inovasi di tengah efisiensi anggaran. Ia mengapresiasi Dinas Pendidikan Sulsel yang berhasil menggandeng berbagai pihak dalam mewujudkan program ini.

“Kita bangga jika seluruh OPD bisa berinovasi seperti ini. Dengan kondisi saat ini, kita tetap bisa berkembang dan maju melalui kolaborasi,” ujarnya.

Fatmawati menilai program 1 Sekolah 1 Programmer Andalan sebagai langkah nyata dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan siap menghadapi era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut kesiapan sejak dini.

“Transformasi digital bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Teknologi kini menjadi inti dari berbagai sektor, termasuk ekonomi, pendidikan, dan industri kreatif. Jika kita tidak menyesuaikan diri, kita akan tertinggal,” katanya.

Senada dengan Fatmawati, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, H. Iqbal Nadjamuddin, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kerja sama dengan berbagai pihak demi meningkatkan keterampilan digital tanpa membebani APBD.

“Kami menghadapi efisiensi anggaran, tapi dengan kolaborasi, kami bisa terus menghadirkan program yang bermanfaat bagi siswa dan tenaga pendidik,” ujarnya.

Ia berharap program ini mampu melahirkan satu siswa di setiap sekolah yang menjadi programmer andalan, sekaligus meningkatkan pemahaman digital bagi seluruh peserta.

Peluncuran program ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari Google Indonesia, Institut Teknologi dan Bisnis Kalla, Jaringan Sekolah Digital Indonesia, serta para tenaga programmer dari dalam dan luar negeri. Kegiatan ini juga diikuti oleh kepala sekolah, guru, dan siswa dari seluruh Sulawesi Selatan, baik secara luring maupun daring. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com