PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiDampak Karhutla terhadap Perempuan dan GenerasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetDampak Media Sosial di Kalangan Gen-Z: Peluang dan Tantangan di Era DigitalSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiDampak Karhutla terhadap Perempuan dan GenerasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetDampak Media Sosial di Kalangan Gen-Z: Peluang dan Tantangan di Era DigitalSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 Ribu
Sulsel

Rawat Ekosistem, CDK Bosowasi Tanam 38 Ribu Batang Mangrove di Pancaitana Bone

1123
×

Rawat Ekosistem, CDK Bosowasi Tanam 38 Ribu Batang Mangrove di Pancaitana Bone

Sebarkan artikel ini
Rawat Ekosistem, CDK Bosowasi Tanam 38 Ribu Batang Mangrove di Pancaitana Bone
Pemprov Sulsel melalui Dinas Kelautan dan Perikanan gencar dalam menjaga dan merawat ekosistem alam. Hal itu sesuai dengan program prioritas Gubernur Andi Sudirman Sulaiman untuk melakukan upaya rehabilitasi ekosistem yang dapat menunjang ekonomi masyarakat pesisir melalui kegiatan penanaman mangrove.

BONE—Pemprov Sulsel melalui Dinas Kelautan dan Perikanan gencar dalam menjaga dan merawat ekosistem alam. Hal itu sesuai dengan program prioritas Gubernur Andi Sudirman Sulaiman untuk melakukan upaya rehabilitasi ekosistem yang dapat menunjang ekonomi masyarakat pesisir melalui kegiatan penanaman mangrove.

Sebagai upaya rehabilitasi lingkungan, untuk menjaga masyarakat pesisir dan pulau kecil dari abrasi.

Cabang Dinas Kelautan Bosowasi Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel melaksanakan kegiatan penanaman mangrove sebanyak 38.000 bibit mangrove.

Penanaman tersebut dilaksanakan pada di Kelurahan Pancaitana, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, Kamis 11 Agustus 2022.

Dalam penanaman yang dipimpin langsung oleh Kepala CDK Bosowasi Herimisniaty, S.Pi, M.Si, diikuti oleh Camat  Salomekko, Kapolsek Salomekko, Lurah Pancaitana, kelompok masyarakat pesisir, serta jajaran CDK Bosowasi.

Kepala CDK Bosowasi Herimisniaty menyampaikan, kegiatan ini bertujuan melindungi pantai dan sungai dari erosi dan abrasi, menahan angin kencang dari laut serta menahan proses penimbunan lumpur.

“Dan yang lebih utama adalah menjaga kelestarian ekosistem laut dikawasan tersebut,” ungkapnya.

Dikesempatan ini pula, dilakukan pembinaan kepada masyarakat pesisir agar peduli terhadap pelestarian ekosistem mangrove.

Pembinaan tersebut akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan peran serta masyarakat. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com