MAKASSAR—Anggota DPRD Kota Makassar, Nurul Hidayat menerima banyak keluhan terkait maraknya narkoba, saat menggelar Reses Pertama Masa Persidangan Pertama Masa Sidang 2022-2023, Jl Rajawali 1 Lorong 9, Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso, Jumat (2/12/2022).
Menanggapi hal itu, Politisi Partai Golkar ini mengajak warga untuk senentiasa menjalankan program Jagai Anak ta’ dan menempatkan edukasi kepada anak sebagao priopritas.
“Ada namanya program kita dimulai yaitu jagai anak ta. Kita bisa memberikan pengawasan yang baik kepada anak kita dan konsultasikan ke RT, RW atau Lurah,” ujarnya.
Begitu juga dengan ketika anak telah terjerat hukum soal narkoba. Ia mengatakan pemerintah kota melalui Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum memfasilitasi pendampingan hukum secara gratis.
“Kalau memang sudah bermasalah dan ditangkap, itu ada perdanya terkait bantuan hukum. Itu gratis dan disediakan oleh pemerintah kota,” tambahnya.
Anggota Komisi B DPRD Makassar ini memastikan semua aspirasi warga kelurahan Lette akan disampaikan ke paripurna. Ia mengatakan bahwa aspirasi tersebut akan direalisasikan secara bertahap.
“Saya kawal semua aspirasi ta disini, apa yang menjadi skala prioritas, apa yang kita dahulukan,” tukas Nurul Hidayat.
Sementara itu salah seorang warga yang enggan disebutkan naman menuturkan, bahwa masalah narkoba sudah menjadi masalah serius di wilayahnya. Bahkan menurutnya hampir setiap bulan polisi melakukan penggerebekan dan menangkap pemuda terlibat narkoba di wilayahnya.
Lurah Lette, Musriyanto meminta warga untuk menjalankan program pemerintah yakni jagai anak ta agar meminimalisir kasus narkoba yang melibatkan anak muda. Hal itu sesuai yang disampaikan Nurul Hidayat.
“Jadi ini butuh peran masyakarat juga. Bukan hanya kami. Ada program pemerintah jagai anak ta dan itu harus dijalankan,” tandasnya. (*)













