PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Djuhandhani Pamit Setelah 11 Bulan Bertugas di Sulsel • Warga Terdampak Gempa NTT Dapat 78 Paket Pelatihan Vokasi • Antisipasi Banjir, Lurah Bontoa dan Warga Bersihkan Saluran Air • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Djuhandhani Pamit Setelah 11 Bulan Bertugas di Sulsel • Warga Terdampak Gempa NTT Dapat 78 Paket Pelatihan Vokasi • Antisipasi Banjir, Lurah Bontoa dan Warga Bersihkan Saluran Air • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka •
Internasional

Partai Republik Berupaya Menghentikan Pengitungan Ulang Suara Pilpres AS

471
×

Partai Republik Berupaya Menghentikan Pengitungan Ulang Suara Pilpres AS

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Partai Republik tengah berusaha menghentikan penghitungan ulang surat-surat suara hasil pemilihan presiden di tiga negara bagian, dimana presiden terpilih Donald Trump menang tipis bulan lalu. Penghitungan kembali surat suara itu dimulai di negara bagian Michigan, Wisconsin, dan Pennsylvania, Amerika.

Penghitungan kembali tersebut, diajukan Partai Hijau yang mengatakan, hal itu perlu untuk menjamin integritas sistem pemilu di Amerika, hal bukan untuk mengubah hasil pemilihan presiden bulan lalu. Kalau semua surat suara itu dihitung kembali, hasilnya kemungkinan besar tidak akan mengubah hasil pemilihan secara keseluruhan.

Di negara bagian Michigan, Jaksa Agung Bill Schuette mengatakan, pada Jumat (2/12/2016). Pihaknya telah minta Mahkamah Agung negara bagian, untuk menghentikan penghitungan ulang itu. Schuette menjelaskan, Partai Hijau, yang mengajukan Jill Stein sebagai calon presiden, tidak bisa minta penghitungan kembali karena Stein bukanlah orang yang dirugikan dalam hal tersebut.

Lebih lanjut, Schuette mengatakan, kalaupun ada kesalahan penghitungan suara di Michigan, hasilnya tidak mengakibatkan Stein kalah dalam pemilihan di Michigan, karena Stein hanya mendapat satu persen suara di negara bagian itu.

Partai Republik dan para pendukung presiden terpilih juga mengajukan tuntutan hukum serupa di negara bagian Wisconsin hari Kamis malam (1/12/2016). Di negara bagian Pennsylvania, para pengacara Trump mengajukan tuntutan hukum yang serupa, dengan mengatakan, tidak ada bukti, ataupun tuduhan terjadinya pengutak-atikan sistem pemberian suara di negara bagian itu.

Jill Stein mengatakan, presiden terpilih Trump dan para pendukungnya berusaha menunda pelaksanaan penghitungan kembali itu supaya kelompoknya tidak bisa memenuhi tenggat waktu yang ditentukan negara bagian dan pemerintah federal untuk mengumumkan hasilnya. (sp/ii/voa)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com