PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam •
Internasional

Polisi Saudi Tembak Mati 2 Tersangka ISIS

428
×

Polisi Saudi Tembak Mati 2 Tersangka ISIS

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Ancaman ISIS di negara kerajaan itu merupakan yang paling serius yang dihadapi sejak keberadaan kelompok al-Qaida lebih dari 10 tahun lalu. Pihak berwenang di Arab Saudi mengatakan, polisi telah membunuh dua tersangka ekstremis Negara Islam (ISIS) di ibukota Riyadh hari Sabtu (7/1/2017).

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyebutkan, kedua tersangka militan itu melepaskan tembakan ke arah polisi setelah dikepung di permukiman Yasmeen di bagian utara Riyadh, memaksa aparat keamanan membalas tembakan itu dan membunuh mereka. Seorang petugas dikabarkan luka ringan.

Kementerian Dalam Negeri juga merilis foto-foto rompi bunuh diri yang dilengkapi bahan peledak, beberapa senjata api dan amunisi yang ditemukan. Sejumlah bahan peledak lain ditemukan di dalam rumah di mana kedua laki-laki itu bersembunyi, dan diperkirakan bahan peledak itu akan dirakit menjadi bom.

Ancaman ISIS di negara kerajaan itu merupakan yang paling serius yang dihadapi sejak keberadaan kelompok al-Qaida lebih dari 10 tahun lalu. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com