PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi •
Nasional

Maksimalkan Eksekusi Denda, KPPU Temui Jaksa Agung

593
×

Maksimalkan Eksekusi Denda, KPPU Temui Jaksa Agung

Sebarkan artikel ini
Maksimalkan Eksekusi Denda, KPPU Temui Jaksa Agung
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) temui Jaksa Agung ST Burhanuddin, untuk meningkatkan efektivitas eksekusi denda persaingan usaha, atas Putusan berkekuatan hukum tetap, yang belum dilaksanakan pelaku usaha.

JAKARTA—Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) temui Jaksa Agung ST Burhanuddin, untuk meningkatkan efektivitas eksekusi denda persaingan usaha, atas Putusan berkekuatan hukum tetap, yang belum dilaksanakan pelaku usaha.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2024 di Gedung Kejaksaan Agung tersebut, Ketua KPPU, M. Fanshrullah Asa, menggarisbawahi bahwa masih terdapat sekitar Rp 286 miliar denda persaingan usaha dari 115 Putusan, dengan melibatkan 191 pelaku usaha, yang belum dibayarkan selama 23 tahun terakhir.

Melalui pertemuan tersebut, Ketua KPPU berharap, koordinasi antara KPPU dan   Kejaksaan Agung dapat lebih diintensifkan,  mengingat keberhasilan koordinasi selama dua tahun terakhir, serta  berbagai  tindakan lain, untuk meningkatkan efektifitas penegakan hukum di KPPU.

Sebagai informasi, kerja sama antara KPPU dan  Kejaksaan Agung, telah terjalin secara formal, melalui Nota Kesepahaman yang ditandatangani pada tanggal 4 Juni 2021.

Kerja sama tersebut antara lain, meliputi  pemberian informasi atau konsultasi,  maupun koordinasi pelaksanaan putusan KPPU dengan Jaksa Pengacara Negara.

Paska kerja sama, KPPU dan Kejaksaan Agung sejak dua tahun terakhir, telah membentuk tim bersama, guna mengeksekusi berbagai Putusan KPPU.

Dari kerja sama, kedua pihak berhasil mengeksekusi denda dari 22 pelaku usaha yang mangkrak, dengan total denda mencapai sekitar Rp6,6 miliar.

Selain kepentingan eksekusi, KPPU juga bermaksud, untuk meningkatkan itikad baik pelaku usaha, dalam melaksanakan Putusan.

Khususnya melalui koordinasi dengan Kejaksaan Agung, dalam pelaksanaan penuntutan bagi tindakan tidak koperatif pelaku usaha atas Putusan KPPU.

Hal lainnya meliputi, pelaksanaan pelatihan di bidang penuntutan bagi KPPU yang  difasilitasi oleh Kejaksaan Agung, maupun  pelaksanaan asesmen terhadap kuantitas dan kualitas investigator yang dibutuhkan KPPU.

Diharapkan melalui peningkatan kerja sama kedua Lembaga tersebut, penegakan hukum persaingan usaha dapat berjalan lebih efektif. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com