MAKASSAR—Camat Ujung Tanah, Amanda Syahwaldi, S.STP., MM., memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait untuk membahas pelaksanaan penertiban lapak kaki lima di dua lokasi, yakni Jl. Sabutung dan Jl. Kalimantan. Rapat ini berlangsung di Ruang Sipakatau, Rabu (29/5/2024).
Rapat tersebut dihadiri oleh Tripika Kecamatan Ujung Tanah, Lurah Ujung Tanah, Lurah Tamalabba, serta perwakilan dari berbagai instansi, di antaranya Dinas Tata Ruang Kota Makassar, Kabag OPS Polres Pelabuhan Makassar, Kejaksaan Negeri Pelabuhan Makassar, Pihak Pertamina, dan Pihak Pabrik Terigu.
Selain itu, turut hadir perwakilan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Lingkungan Hidup, serta para Ketua RT/RW dari Kelurahan Tamalabba dan Ujung Tanah.
Dalam rapat ini, berbagai masukan dari peserta rapat menjadi bahan diskusi utama untuk merumuskan langkah-langkah strategis terkait penertiban. Camat Amanda menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi guna memastikan pelaksanaan penertiban berjalan lancar dan sesuai aturan.
“Kami harus memastikan bahwa proses penertiban ini berjalan dengan tertib, aman, dan tidak menimbulkan masalah baru di tengah masyarakat. Oleh karena itu, persiapan yang matang dan koordinasi antar pihak sangat diperlukan,” ujar Camat Amanda.
Rapat ini juga membahas persiapan personel dari berbagai pihak, termasuk TNI, Kepolisian, Satpol PP, serta petugas kebersihan dari Kecamatan Ujung Tanah. Semua personel akan dikerahkan untuk mendukung pelaksanaan penertiban, termasuk memastikan area yang telah ditertibkan tetap bersih dan tertata rapi.
Penertiban ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang selama ini terjadi, seperti kemacetan dan dampak lingkungan yang disebabkan oleh keberadaan lapak kaki lima di dua lokasi tersebut.
“Kami juga akan memastikan pendekatan yang humanis kepada para pedagang, sambil tetap menegakkan aturan yang berlaku,” tambah Amanda.
Rapat diakhiri dengan penetapan jadwal dan pembagian tugas bagi masing-masing pihak terkait. Penertiban ini dijadwalkan akan dilakukan dalam waktu dekat, dengan harapan dapat menciptakan kondisi yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat sekitar. (*/4dv)













