PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.LPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalUsulan Kuota BBM Sulsel Naik 30 Persen, Migrasi Konsumen Picu Antrean Makin PanjangDi Tengah Efisiensi, Dinas PPKB Bone Habiskan Rp2,2 Miliar untuk Makanan dan MinumanPolda Sulsel Bekuk 17 Tersangka Penimbun BBM BersubsidiBBM Langka di Jeneponto, Paris Yasir Minta OPD Tidak Hanya Andalkan LaporanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.LPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalUsulan Kuota BBM Sulsel Naik 30 Persen, Migrasi Konsumen Picu Antrean Makin PanjangDi Tengah Efisiensi, Dinas PPKB Bone Habiskan Rp2,2 Miliar untuk Makanan dan MinumanPolda Sulsel Bekuk 17 Tersangka Penimbun BBM BersubsidiBBM Langka di Jeneponto, Paris Yasir Minta OPD Tidak Hanya Andalkan Laporan
Makassar

Pemkot Makassar Tertibkan 16 Lapak PKL di Akses Puskesmas Tabaringan

93
×

Pemkot Makassar Tertibkan 16 Lapak PKL di Akses Puskesmas Tabaringan

Sebarkan artikel ini
Pemkot Makassar Tertibkan 16 Lapak PKL di Akses Puskesmas Tabaringan
Pemerintah Kota Makassar kembali melakukan penataan ruang publik dengan menertibkan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Cidu, Kelurahan Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah, Kamis (13/5/2026).

MAKASSAR—Pemerintah Kota Makassar kembali melakukan penataan ruang publik dengan menertibkan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Cidu, Kelurahan Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah, Kamis (14/5/2026).

Penertiban yang melibatkan pihak Kecamatan Ujung Tanah bersama Satpol PP itu difokuskan di akses jalan menuju Puskesmas Tabaringan, tepatnya di Jalan Tinumbu/Yos Sudarso I, yang selama ini dinilai kerap mengganggu aktivitas masyarakat.

Camat Ujung Tanah, Andi Unru, mengatakan sebanyak 16 lapak pedagang ditertibkan dalam kegiatan tersebut. Beberapa pedagang bahkan membongkar lapaknya secara mandiri.

Menurutnya, langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung program kebersihan dan penataan kota agar fungsi jalan kembali optimal serta akses masyarakat tetap aman dan nyaman dilalui.

“Sebanyak 16 lapak pedagang yang kami tertibkan dalam kegiatan ini,” ujar Andi Unru.

Ia mengungkapkan, sebagian besar lapak tersebut telah berdiri cukup lama. Bahkan, ada lapak yang telah beroperasi sekitar 35 tahun dan dua di antaranya diketahui sudah ada sejak tahun 1975.

Meski demikian, penertiban disebut bukan dilakukan secara mendadak. Pemerintah kecamatan sebelumnya telah memberikan surat peringatan secara bertahap hingga tiga kali kepada para pedagang.

Andi Unru menegaskan pihaknya tetap mengedepankan pendekatan persuasif dengan menawarkan opsi relokasi bagi pedagang ke Pasar Terong maupun Pasar Kampung Baru.

Selain itu, Pemerintah Kecamatan Ujung Tanah juga berencana mengembangkan kawasan Jalan Tinumbu sebagai pusat kuliner malam atau pasar viral untuk mendukung aktivitas ekonomi warga.

Selama ini, keberadaan lapak di badan jalan menyebabkan penyempitan akses kendaraan, kemacetan, hingga menghambat mobilitas warga, terutama masyarakat yang hendak menuju Puskesmas Tabaringan. “Akses keluar masuk kendaraan jadi sempit dan sering macet,” tambahnya. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com