MAKASSAR—Hujan deras yang turun sejak Minggu pagi, 15 Desember 2024, menyebabkan banjir di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Maricaya Baru, Kecamatan Makassar. Air kanal meluap hingga mencapai ketinggian 50 cm pada pukul 17.00 WITA, memaksa warga mengungsi ke Kampus UPBJJ-UT Makassar di Jalan Monginsidi Baru.
Sebanyak 59 kepala keluarga (KK) atau 225 jiwa terdampak dalam musibah ini. Mereka terdiri dari laki-laki dewasa sebanyak 60 orang, perempuan dewasa 73 orang, anak laki-laki 23 orang, anak perempuan 18 orang, balita laki-laki 17 orang, dan balita perempuan 12 orang.
Selain itu, tercatat ada satu bayi perempuan, lima lansia laki-laki, 12 lansia perempuan, serta empat ibu hamil.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar segera turun ke lokasi dengan tujuh personel, dibantu Bhabinsa Kelurahan Maricaya Baru, Serka Ruslan, Ketua RT 003/RW 005 Taqwa Syam, dan warga setempat untuk mengevakuasi korban banjir.
Lurah Maricaya Baru, Usman, SE., M.AP, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi menjadi penyebab utama meluapnya air kanal.
“Saat dihubungi oleh Bhabinsa, Pak Ruslan, terkait kondisi warga yang terdampak, saya segera berkoordinasi dengan tim SAR dan meminta izin menggunakan Kampus UPBJJ-UT sebagai tempat evakuasi sementara,” ujar Usman, Senin (16/12/2024).
Tidak hanya itu, pihak kelurahan juga mendatangkan tim medis dari HMI Kedokteran UMI untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi para pengungsi.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Semua balita, ibu hamil, dan lansia dalam keadaan sehat dan selamat,” tambahnya.
Usman berharap cuaca segera membaik agar genangan air bisa surut dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing.
“Kami akan terus memantau kondisi di pengungsian, terutama memastikan kebutuhan kesehatan dan logistik terpenuhi,” tutupnya.
Di lokasi evakuasi, Bhabinsa Kelurahan Maricaya Baru, Serka Ruslan, turut membantu mengevakuasi balita di tengah derasnya arus banjir yang melanda Jalan Monginsidi Baru. (*/4dv)













