Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Ketua DPRD Makassar Serap Aspirasi Warga Soal Sampah, Banjir, dan Ekonomi Kerakyatan

2056
×

Ketua DPRD Makassar Serap Aspirasi Warga Soal Sampah, Banjir, dan Ekonomi Kerakyatan

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Makassar Serap Aspirasi Warga Soal Sampah, Banjir, dan Ekonomi Kerakyatan
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menggelar kegiatan reses kedua masa persidangan 2024/2025 di dua lokasi berbeda, Selasa (11/3/2025), yakni di Jalan Bitowa Lama, Kecamatan Manggala, dan Jalan Urip Sumaharjo, Kecamatan Panakkukang.

MAKASSAR—Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menggelar kegiatan reses kedua masa persidangan 2024/2025 di dua lokasi berbeda, Selasa (11/3/2025), yakni di Jalan Bitowa Lama, Kecamatan Manggala, dan Jalan Urip Sumaharjo, Kecamatan Panakkukang.

Dalam agenda ini, Supratman mendengarkan langsung keluhan dan harapan warga terkait berbagai isu krusial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Salah satu topik yang mencuat dalam dialog adalah program iuran sampah gratis yang dinantikan warga.

Warga berharap program ini bisa segera dijalankan dengan mekanisme yang jelas dan tak membebani rakyat kecil.

Menanggapi hal itu, Politisi Nasdem yang akrab disapa Supra ini menyatakan komitmennya untuk mendorong pemerintah kota agar segera melakukan sosialisasi dan penerapan program tersebut.

“Prinsip kami di DPRD, mendukung kebijakan yang berpihak pada rakyat. Tapi harus jelas mekanismenya, jangan sampai justru menyulitkan masyarakat,” tegasnya.

Isu banjir juga menjadi perhatian warga, terutama di Kecamatan Manggala yang kerap terdampak saat musim hujan.

Warga menuntut solusi jangka panjang seperti normalisasi drainase dan sistem pengendalian air yang lebih baik.

Supra memastikan bahwa persoalan tersebut telah masuk dalam pembahasan lintas komisi.

“Kami ingin ini menjadi prioritas pembangunan 2025. Drainase harus dibenahi, dan wilayah rawan banjir perlu dipetakan dengan perencanaan teknis yang matang,” ujarnya.

Selain itu, warga juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan di tengah tekanan harga kebutuhan pokok.

Usulan seperti pelatihan keterampilan, bantuan UMKM, hingga perluasan akses pasar untuk produk lokal disampaikan dalam forum tersebut.

Menanggapi hal ini, Supra menegaskan bahwa pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur, tetapi harus menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Ekonomi kerakyatan harus jadi fondasi. Kami di DPRD akan mendorong sinergi lintas OPD agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah,” ucap Legislator Partai NasDem tiga periode ini.

Kegiatan reses ini juga dihadiri para tokoh masyarakat, pemuda, dan perwakilan RT/RW yang secara antusias menyampaikan aspirasi. Supratman menegaskan bahwa reses adalah wadah nyata bagi legislatif untuk menyerap suara rakyat dan memperjuangkannya di ruang kebijakan.

“Reses bukan sekadar formalitas, tapi komitmen kami untuk hadir dan mendengar langsung apa yang dibutuhkan warga,” tutupnya. (Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!