MAKASSAR—Komunitas Surgakan Indonesia dengan Al-Qur’an (Sidaq) Makassar mengunjungi Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) At-Tawfiq yang berlokasi di Jalan Baiturrahman VII, Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Kamis (15/5/2025).
Rombongan Sidaq yang dipimpin Ustadz Awal disambut hangat oleh Kepala MDTA At-Tawfiq, Faridah S, bersama Pelindung MDTA At-Tawfiq, Ambang Ardi Yunisworo, serta jajaran pengajar.
Dalam pertemuan tersebut, Faridah memperkenalkan kondisi lembaga yang saat ini menaungi 34 santri dan dibina oleh enam orang pengajar.
“Inilah kondisi kami saat ini. Meski terbatas, kami tetap berkomitmen mendidik anak-anak belajar agama,” ujarnya.
Ustadz Awal menjelaskan, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun kemitraan dalam rangka mendukung program Sidaq, khususnya terkait kesejahteraan guru ngaji.
“Subhanallah, kami sangat mengapresiasi semangat para santri dan pengelola dalam memberantas buta huruf Al-Qur’an, meski dalam keterbatasan,” ujar Awal.
Ia juga meminta pihak MDTA At-Tawfiq untuk menginventarisasi kebutuhan mendesak lembaga, sebagai bentuk dukungan ke depan.
“Silakan didata kebutuhannya. Saya tidak janji, tapi insyaallah kami akan berusaha membantu sesuai kemampuan kami,” katanya.
Sementara itu, Ambang Ardi Yunisworo menuturkan, MDTA At-Tawfiq sempat vakum beberapa tahun sebelum akhirnya diaktifkan kembali secara swadaya.
“Lembaga ini kembali berjalan karena semangat dan keikhlasan para pengelola dan pengajar, tanpa imbalan materi,” jelasnya.
Ambang menambahkan, kegiatan di MDTA At-Tawfiq tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga menyasar ibu-ibu dan orang tua santri.
“Kami juga membuka kelas mengaji untuk ibu-ibu dan pelatihan ketrampilan untuk para orang tua santri, dan semuanya gratis,” tutupnya. (51l)










