Advertisement - Scroll ke atas
Luwu Utara

PLN Terangi Pelosok Seko di Momen HUT ke-80 RI

1069
×

PLN Terangi Pelosok Seko di Momen HUT ke-80 RI

Sebarkan artikel ini
PLN Terangi Pelosok Seko di Momen HUT ke-80 RI
Berkat hadirnya listrik bersih PLN dari inovasi SuperSUN, kini 33 fasilitas umum di Kecamatan Seko dapat lebih maksimal melakukan kegiatan sehari-hari.

LUWU UTARA—Setelah puluhan tahun hidup dalam gelap, warga Kecamatan Seko di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, akhirnya merasakan terang listrik. Hadiah kemerdekaan itu datang tepat di HUT ke-80 RI, ketika PT PLN (Persero) berhasil menyalakan listrik di wilayah terpencil ini lewat inovasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) SuperSUN.

Sorak gembira dan air mata haru pecah saat saklar ditekan dan lampu-lampu sekolah mulai menyala. Bagi warga 3T (tertinggal, terdepan, terluar), cahaya ini bukan sekadar penerangan, tetapi simbol harapan baru membuka peluang belajar digital, menggerakkan ekonomi, dan menghubungkan Seko dengan dunia luar.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Hingga kini, 33 unit SuperSUN telah berdiri di rumah ibadah, kantor desa, sekolah, dan fasilitas umum setempat.

Perjalanan membawa listrik ke Seko bukanlah perkara mudah. Dari Makassar menuju Dusun Palandoan, tim PLN menempuh jarak 530 kilometer selama 15 jam.

Perjalanan dilanjutkan ke Desa Embonatana sejauh 40 kilometer menggunakan ojek khusus bermuatan panel surya seberat 100 kilogram dan sepanjang 230 sentimeter. Jalur yang dilalui penuh jurang, lumpur, tanjakan terjal, hingga sungai, memakan waktu sekitar 5 jam.

“Panel besar harus melewati terowongan dan jembatan sempit, bahkan beberapa kali dipikul. Semua terbayar saat melihat listrik menyala,” ujar Manager PLN Unit Layanan Masamba, Rindy, yang memimpin langsung tim di lapangan.

Kepala UPT SDN 095 Beroppa, Meri Harianti Kambuno, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan PLN. “Kini pembelajaran bisa lebih interaktif dengan media elektronik,” ujarnya.

Para pelajar pun ikut bersuara, Ovel senang bisa belajar menggunakan laptop, sementara Givana gembira karena dapat menonton video pembelajaran di kelas.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut ini sebagai mimpi lama yang akhirnya terwujud. “Wilayah yang dulu gelap gulita kini terang benderang. Ini soal keadilan energi,” tegasnya.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menjelaskan SuperSUN adalah PLTS mikro terintegrasi energy storage hasil karya anak bangsa. Hingga Agustus 2025, tercatat 1.410 unit telah terpasang di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar, termasuk di 358 sekolah yang kini teraliri listrik.

“Listrik adalah jembatan masa depan. SuperSUN membuktikan bahwa pembangunan tak boleh berhenti di kota besar,” kata Edyansyah.

Bagi masyarakat Seko, nyala lampu kini berarti peluang ekonomi baru, pembelajaran digital, dan masa depan yang lebih cerah. PLN membuktikan bahwa menerangi negeri tak mengenal batas, bahkan hingga titik terjauh sekalipun. (70n/Ag4ys/4dv)

PLN Terangi Pelosok Seko di Momen HUT ke-80 RI
Berkat hadirnya listrik bersih PLN dari inovasi SuperSUN, kini 33 fasilitas umum di Kecamatan Seko dapat lebih maksimal melakukan kegiatan sehari-hari.
error: Content is protected !!